Pemerintah Kampung Yobeh Diminta Peduli Sampah

Kondisi salah satu titik di pinggir Jalan Kompas Sentani yang dipenuhi tumpukan sampah, Senin (20/6). (Robert Mboik Cepos)

SENTANI– Pemerintah Kampung Yobeh diminta memperhatikan kondisi kebersihan di wilayah kampungnya. Terutama penempatan tempat sampah sementara di wilayah Kampung Yobeh, yang dinilai tidak memperhatikan sisi keindahan dan penataan lingkungan yang tepat.
“Kami sebagai pemuda yang peduli dengan kondisi lingkungan menyoroti penempatan tempat sampah sementara di ujung Jembatan Jalan Komba. Kami berharap ada kepedulian dan perhatian dari pemerintah kampung,” kata Ketua Forum Pemuda peduli lingkungan hidup Kabupaten Jayapura, Manase Taime kepada Cendrawasih Pos, Senin (20/6).
Di sisi lain dia juga meminta ketegasan dari pemerintah Distrik Sentani untuk memperhatikan kondisi kebersihan di wilayah Distrik Sentani Kabupaten Jayapura, terutama terkait penempatan tempat sampah umum.
“Jembatan Komba adalah penghubung untuk kendaraan yang dari Pasar Lama mau ke Komba. Jalan alternatif tembus Netar, Kampung Ifar Besar, Hobong dan untuk semua yang mau menikmati keindahan danau dan alam sekitar kampung-kampung tersebut, begitu juga sebaliknya. Tapi sayang setelah lewat jembatan ini para pengunjung akan mencium bau sampah yang sangat menyengat dari tumpukan sampah yang tidak seharusnya berada di situ,”ungkapnya.
Oleh karena itu pihaknya meminta pemerintah distrik dan juga pemerintah kampung untuk memindahkan tempat pembuangan sampah sementara itu ke tempat yang tersembunyi atau tidak dilihat oleh khalayak. Apalagi Kabupaten Jayapura dalam waktu dekat ini akan dijadikan sebagai tuan rumah penyelenggaraan Kongres Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN). Oleh karena itu sebagai tuan rumah tentunya harus menunjukkan hal-hal yang positif, termasuk menjaga kebersihan lingkungan yang dapat memberikan kesan baik kepada Kabupaten Jayapura.
“Seperti yang kita ketahui bahwa sebentar lagi akan dilaksanakan Kongres AMAN dan Kabupaten Jayapura sebagai tuan rumah. Mohon agar semua tempat pembuangan sementara yang ada pinggiran jalan dipindahkan agar tidak meninggalkan kesan buruk bagi para tamu dan pengunjung yang akan datang,”tandasnya.(roy/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *