Antisipasi Resiko Dampak Bencana Alam, RTRW Harus Didesain

Kegiatan FGD Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Jayapura Tahun 2008-2028, Senin (20/6). (Robert Mboik Cepos)

SENTANI– Pemerintah Kabupaten Jayapura kembali melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) I Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Jayapura Tahun 2008-2028.
Wakil Bupati Kabupaten Jayapura Giri Wijayantoro dalam sambutannya mengatakan, dengan adanya Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Jayapura, diharapkan bisa mengurangi resiko dari dampak bencana alam yang sering terjadi di Kabupaten Jayapura, yang selama ini telah mengancam keberadaan wilayah Kabupaten Jayapura.
“Kita tahu bersama bahwa dampak dari bencana alam yang terjadi pada 2019 lalu membuat sejumlah pemukiman jadi tidak layak untuk dihuni. Oleh karena itu melalui revisi RTRW ini diharapkan bisa meminimalisir dampak tersebut,” Kata Wakil Bupati Jayapura Giri Wijayantoro kepada wartawan, Senin (20/6).
Dia mengatakan, bencana banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Jayapura pada Maret 2019 lalu itu telah menelan banyak korban baik materi maupun non materilOleh karena itu, untuk mengatasi hal itu pemerintah perlu melakukan upaya antisipasi guna menghindari terulangnya kejadian atau dampak dari bencana tersebut.
“Maksudnya, tempat-tempat yang kita pikir air tidak bisa lewati, ternyata bisa dilalui juga. Hal-hal ini yang harus dipikirkan secara baik melalui diskusi yang sedang berlangsung hari ini,”jelasnya.
Karena itu dia meminta kepada instansi teknis dan pihak-pihak yang terlibat supaya dalam mendesain rencana tata ruang wilayah Kabupaten Jayapura ini betul-betul memikirkan hal-hal yang dapat memberikan dampak negatif terhadap masyarakat. Sehingga rencana tata ruang perlu dipertimbangkan dari sisi layak tidaknya untuk dihuni masyarakat, sehingga dampak dari bencana yang pernah terjadi di Kabupaten Jayapura itu tidak terlalu memakan korban jiwa.
“Tata ruang harus bisa mengatur tempat-tempat yang bisa dihuni atau tidak. Agar ke depan hal yang sudah terjadi tidak terulang lagi,”tandasnya.(roy/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *