Bentrok Antar Warga, Satu Orang Tewas

Warga dari dua kelompok di Kabupaten Lanny Jaya terlihat bersiaga dalam konflik antar warga Kamis (9/6) kemarin. Dari konflik ini satu orang meninggal dunia

JAYAPURA-Berawal dari acara bakar batu kemudian terjadi kesalahpahaman dan berujung pada keributan dua kelompok warga. Keributan ini meluas sehingga terjadi konflik dan satu orang bernama Otopinus Murip (39) tewas.

Tak hanya itu sejumlah warga juga mengalami luka berat dan luka ringan. Polisi bersama pemerintah daerah tengah berupaya melerai keduanya.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal SH menjelaskan konflik antara dua kelompok warga ini terjadi di depan kantor Bupati Lanny Jaya, pada Kamis (9/6) sekira pukul 12.06 WIT.

“Awalnya kedua kelompok atas dan kelompok bawah ini bersama-sama melakukan acara bakar batu. Namun terjadi kesalahpaham sehingga terjadi aksi saling serang menggunakan batu dan kayu,” kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. AM Kamal via telepon, Kamis (9/6).

Lebih lanjut AM Kamal menjelaskan, personel TNI-Polri yang melakukan pengamanan kegiatan tersebut langsung merespon dengan mengeluarkan tembakan peringatan untuk menghalau massa melakukan pelemparan ke dalam tempat ibadah syukur.

“Massa mundur dari depan pintu gerbang kantor bupati dan melakukan aksi saling serang dengan kelompok massa yang sama-sama melakukan kegiatan bakar batu hingga bergerak menuju bundaran depan Hotel Nawi Abua, Tiom dan Bank BPD Cabang Tiom,” ujar Kombes Kamal. Pertikaian ini akhirnya bisa reda setelah ditenangkan dan dimediasi mantan Bupati Lanny Jaya Befa Yigibalom bersama Kapolres Lanny Jaya dan Waka Polres Lanny Jaya. Kedua kelompok massa diminta menahan diri dan tidak saling serang. “Kedua kelompok ini akhirnya tenang setelah dimediasi oleh Kapolres Lanny Jaya, bersama mantan Bupati Lanny Jaya dan tokoh agama yang ada di sana,” ujarnya.

Kombes Kamal menambahkan, situasi saat ini di Lanny Jaya telah kondusif. Bahkan keedua kelompok massa sudah berada di kampung masing-masing dan direncanakan akan dilakukan penyelesaian masalah, Jumat tanggal (10/6). “Rencana masalah ini akan dimediasi untuk menyelesaikan permasalah yang terjadi, dan difasilitasi oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Lanny Jaya,” tambahnya.

Diketahui dari kejadian tersebut satu orang dari kelompok bawah, atas nama Otopinus Morip (39) meninggal dunia, 12 orang mengalami luka ringan, dua orang luka berat dan satu honai terbakar.

Tidak hanya itu, empat kaca jendela Hotel Nawi Abua juga pecah dan satu unit kendaraan roda empat milik Kapolsek Makki juga mengalami kerusakan akibat lemparan batu. (ade/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *