Wabup Giri Minta OPD Penyumbang PAD Kreatif

Wakil Bupati Jayapura Giri Wijayantoro saat membuka secara resmi kegiatan rapat kerja teknis Badan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Jayapura, Rabu (8/9). (Robert Mboik Cepos)

SENTANI– Wakil Bupati Jayapura Giri Wijayantoro meminta kepada seluruh organisasi perangkat daerah penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Jayapura supaya lebih kreatif dalam mendatangkan PAD, guna menopang keuangan daerah.

“Untuk PAD memang kita masih jauh dari kemandirian, karena masih membutuhkan terobosan-terobosan. Diharapkan seluruh organisasi perangkat daerah yang mensuplai PAD betul-betul kreatif,”ungkapnya Wagup Giri Wijayantoro, ketika membuka rapat kerja teknis   PAD Kabupaten Jayapura, Rabu (8/6).

Giri mengatakan,  ada sejumlah sektor penyumbang PAD yang bisa dimaksimalkan. Misalnya sumber daya alam,  sektor perdagangan dan  juga wisatawan.

Lanjutnya Kabupaten Jayapura bahkan Kota Jayapura merupakan salah satu daerah yang sangat luar biasa di Papua secara umum.  Karena wilayahnya terdiri dari lautan yang luas dan memiliki potensi perikanan yang sangat tingg. Juga mempunyai wilayah daratan yang sangat luas dan subur,  yang dapat dikembangkan untuk sektor  pertanian dan perkebunan.

“Kita punya tempat yang lebih istimewa lagi yaitu bandara dan pelabuhan.  Itu tempat distribusi barang dan jasa,” ujarnya.

Lanjut dia, apabila ini dimanfaatkan oleh BUMN, BUMD, dipastikan  di suatu saat nanti pemerintah Kabupaten Jayapura akan mempunyai semangat bahwa tanpa bantuan dari pusat, daerah juga bisa mandiri.

Untuk mewujudkan impian itu memang sangat dibutuhkan perangkat daerah yang visioner. Dia mencontohkan ada beberapa daerah di Indonesia yang tanpa dibantu dana dari pusat, mereka bisa mandiri membangun daerahnya. Bahkan ketika PAD daerahnya lebih, mereka juga rela membantu daerah lainnya dengan sumber pendapatan asli daerah mereka sendiri.

“Memang di Papua sejauh ini belum ada yang mandiri,  semoga ini menjadi satu semangat buat kita melalui Rakornis ini,”harapnya.

Menurutnya masih banyak yang harus dikembangkan lagi untuk sektor-sektor yang berpotensi memberikan sumbangan PAD di Kabupaten Jayapura.  Baik itu sektor pertanian maupun perkebunan.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Jayapura Edi Susanto mengatakan,  kegiatan rapat teknis ini dilakukan untuk mengevaluasi,  guna menggali data potensi PAD di Kabupaten Jayapura.  Oleh karena itu pihaknya melibatkan sekitar 20 perangkat daerah, termasuk BUMD dan BUMN yang berpotensi penyumbang PAD di Kabupaten Jayapura. “Dalam penyusunan target pendapatan ini tidak berdasarkan intuisi tetapi berdasarkan data yang digali dan diperoleh,” pungkasnya. (roy/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *