Wabup Giri Lantik 4 Kepala Kampung

Wakil bupati Jayapura Giri Wijayantoro saat melantik 4 kepala kampung di Kabupaten Jayapura bertempat di lapangan apel Kantor Bupati Jayapura Selasa 7/6 kemarin. (Robert Mboik Cepos)

SENTANI– Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro secara resmi melantik 4 kepala kampung yang ada di wilayah Distrik Kemtuk dan Kemtuk Gresi,  Kabupaten Jayapura, Selasa (7/6).

Wakil Bupati Jayapura Giri Wijayantoro mengatakan,  pesta demokrasi sudah berlangsung dan kepala kampung definitif sudah terpilih dan dilantik oleh pejabat pemerintah daerah.  Karena itu dia meminta kepada kepala kampung yang baru menduduki jabatan kepala kampung itu supaya melaksanakan amanah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku terutama mengayomi seluruh masyarakat yang ada di kampung.  Artinya jabatan kepala kampung Ini bukan saja untuk mereka yang mendukungnya, tetapi seluruh masyarakat yang ada di dalam satu kampung itu harus diakomodir.

“Saya berharap karena demokrasi menjadi solusi maka ketika sudah terpilih  dan sudah dilantik harus menjadi pemimpin untuk semua masyarakat kampung,  baik yang mendukung maupun yang tidak mendukung,”kata Giri Wijayantoro, Selasa (7/6).

Adapun empat orang aparat Kepala Kampung yakni  Simson Yaru Kepala Kampung Sabeyab Kecil Distrik Kemtuk, Yahya Ihongdem Kepala Kampung Nembu Gresi distrik Kemtuk, Yulius Yaru Kepala Kampung Soaib dDstrik Kemtuk dan Ibrahim Usmani Kepala Kampung Kwansu Distrik Kemtuk.

Lebih lanjut dia mengatakan, pemilihan kepala kampung hingga pelantikannya merupakan proses demokrasi yang dijalankan dari tingkat pusat sampai di daerah. Melalui proses demokrasi ini diharapkan pemilihan kepala kampung betul-betul mewakili pilihan rakyat dan mau melayani masyarakat.

Dia juga meminta agar setiap kepala kampung yang baru dilantik harus segera melupakan situasi selama terjadinya proses demokrasi mulai dari awal sampai akhir terpilihnya sebagai kepala kampung definitif.

“Pemimpin harus disegani bukan ditakuti. Lupakan pesta demokrasi, rangkul semua masyarakat karena setiap pemimpin ada masanya dan setiap masa ada pemimpinnya, oleh karena itu jadilah pemimpin untuk menjadi contoh dan merubah karakter yang lebih baik lagi,” imbuhnya. (roy/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *