Gubernur Bakal Jadikan Papua Kawasan Pasifik Termodern

Gubernur Papua Lukas Enembe didampingi Sekda Provinsi Papua Muhammad Ridwan Rumasukun serta pejabat Provinsi Papua lainnya meninjau progres pembangunan Kantor Gubernur Provinsi Papua yang berlokasi di dok II, Selasa (7/6). (Elfira/Cepos)

Foto bersama Gubernur Papua Lukas Enember dengan pejabat Pemprov Papua. (Elfira/Cepos)

*27 Desember, Kantor Gubernur Papua, MRP, KPU dan ULP Diresmikan

JAYAPURA-Kembali aktif bekerja, Gubernur Papua Lukas Enembe, SIP., MH., langsung meninjau progres pembangunan kantor Gubernur Provinsi Papua dan kantor Majelis Rakyat Papua (MRP), Selasa (7/6).

Dalam peninjauan tersebut, orang nomor satu di Papua itu didampingi Sekda Provinsi Papua Muhammad Ridwan Rumasukun serta pejabat Pemerintah Provinsi Papua lainnya.

Gubernur Lukas Enembe menyampaikan, kantor Gubernur Papua yang sementara direnovasi akan menjadi sebuah bangunan yang monumental. Selain itu, keberadaan gedung ini juga akan membuat Kota Jayapura sebagai kota termodern di kawasan Pasifik.

Dikatakan Gubernur, keputusan merenovasi kantor Gubernur Papua ini didasari keinginan dirinya untuk membuat perubahan besar di Papua pada periode kedua kepemimpinannya.

“Saya harap gubernur selanjutnya harus siap dan memiliki visi yang bagus untuk membangun Papua. Tunjukan bahwa kita ini pintu masuk kawasan Pasifik termodern,” tegas Gubernur Lukas Enembe kepada wartawan usai melakukan peninjauan kantor Gubernur Papua, Selasa (7/6).

Lanjut Gubernur Enembe  menyampaikan, selain kantor Gubernur Papua, ada juga tiga gedung kantor yang sedang dibangun. Di antaranya kantor Majelis Rakyat Papua (MRP), kantor Komisi Pemilhan Umum (KPU) Papua dan kantor Unit Layanan Pengadaan (ULP) Papua.

“Saya akan meresmikan empat gedung ini pada tanggal 27 Desember nanti sebelum saya mengakhiri masa jabatan saya sebagai Gubernur Papua tahun 2023 mendatang,” ungkapnya.

Gubernur Enembe menyampaikan, adapun biaya renovasi gedung kantor Gubernur Papua nantinya bersumber dari dana Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) APBD Provinsi Papua.

“Sebenarnya seorang gubernur bisa saja mengambil dana SILPA untuk kepentingan pribadi atau lainnya, namun saya pribadi tidak mau seperti itu. Saya ingin menggunakannya untuk merenovasi kantor Gubernur Papua,” ucap Gubernur Enembe.

“Kalau gubernur mau ambil dana itu bisa saja dan gampang saja. Tapi saya bilang tidak, uang ini kita pakai untuk merenovasi kantor Gubernur,” sambungnya.

Lanjutnya, dana SILPA ini juga digunakan untuk membangun tiga gedung kantor lainnya yakni kantor  Majelis Rakyat Papua, kantor KPU dan kantor ULP.

“Saya perintahkan langsung bahwa dana SILPA itu tidak usah dipakai untuk hal lain. Jadi empat bangunan ini dananya semua bersumber dari SILPA, bukan dari mana-mana,” jelasnya.

Gubernur Enembe menyebutkan pembangunan empat kantor yakni kantor Gubernur Papua, MRP, KPU dan ULP Papua ditargetkan rampung pada Desember mendatang.

“Saya yang akan meresmikan secara langsung nanti pada 27 Desember sebelum saya mengakhiri jabatan Gubernur di 2023,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas PUPR Provinsi Papua, Girius Yoman menyebutkan, progres pembangunan kantor Gubernur Papua saat ini sudah mencapai 45 persen lebih, sedangkan kantor MRP sudah 30 persen.

“Khusus kantor Gubernur Papua itu memang ada beberapa item pekerjaan. Kalau struktur  sudah 80 persen, tersisa dua lantai lagi. Tapi kalau secara umum baru 45 persen,” jelasnya.

Lanjutnya, pembangunan empat gedung tersebut ditargetkan selesai di Desember 2022 dan diresmikan pada 27 Desember bersamaan dengan HUT Pemprov Papua.

“Puji Tuhan selama proses pembangunan ini tidak ada kendala apapun. Kami mohon dukungan doa semua pihak dan masyarakat agar pembangunan bisa selesai sesuai target,” pungkasnya. (fia/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *