PLBN Sota Sudah Buka Lima Hari  Bagi Warga PNG

Petugas PLBN Sota saat melakukan pemeriksaan terhadap barang-barang  yang dibawa warga PNG saat datang belanja di Pasar PLBN Sota, Senin, (6/6), kemarin.  (Puspa for Cepos)

MERAUKE– Meredahnya kasus Covid di Indonesia khususnya di Kabupaten Merauke membuat pemerintah mulai memberikan kelonggaran bagi para warga PNG yang  tinggal di sekitar perbatasan untuk datang belanja di Pasar Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sota. Pasar PLBN Sota ini ada di dalam area PLBN Sota Merauke.

Kepala PLBN Sota, Ni Luh Puspa Jayaningsih, saat dihubungi media ini lewat telepon selulernya mengungkapkan, jika selama ini pintu perbatasan PLBN Sota tersebut hanya dibuka untuk hari Senin, Rabu dan Jumat bagi warga PNG yang ada di sekitar perbatasan dengan Indonesia untuk datang belanja memenuhi kebutuhan mereka, maka sejak 7 Mei  2022 lalu ditambah menjadi 5 hari yakni Senin, Selasa, Rabu, Kamis dan Jumat.

‘’Tapi untuk Sabtu dan Minggu, petugas kita tetap stand by di lapangan,’’ kata dia. Menurutnya, warga PNG yang masuk untuk belanja tersebut hanya sampai di Pasar PLBN Sota saja dengan menggunakan kartu pelintas batas. Sedangkan untuk keluar dari area pasar belum diberikan izin. Kecuali, jika warga PNG tersebut mau berobat di Puskesmas Sota. Karena Puskesmas berada di luar dari area PLBN Sota. Selama ini, lanjut dia, masyarakat PNG yang ada di sekitar perbatasan lebih memilih untuk belanja dan berobat di Sota karena  lebih dekat.  Untuk pengobatan tersebut, jelas dia lanjut Ni Luh Puspa Jayaningsih, rata-rata selama ini masih dibantu. Karena rata-rata penyakitnya masih ringan. ‘’Tapi ada juga yang harus dirujuk ke  RSUD Merauke. Kalau sudah dirujuk, berarti harus bayar,’’terangnya.

Selain berobat tersebut, ungkap dia, juga warga PNG yang ada di perbatasan tersebut diberikan izin keluar dari areal PLBN Sota ketika ada acara adat, syukuran keluarga maupun kedukaan. Begitu juga sebaliknya, warga Indonesia yang ada di sekitar perbatasan ketika ada keluarganya di PNG  yang melakukan syukuran, acara adat maupun karena kedukaan juga diberi izin masuk ke PNG yang ada di sekitar perbatasan.

Kendati begitu, Ni Luh Jayaningsih menyebut bahwa protokol kesehatan tetap dilakukan. Jika hanya belanja di Pasar PLBN Sota, maka dilakukan pengukuran suhu badan. Jika suhu diatas 37 derajat maka dilanjutkan dengan rapid antigen. ‘’Jika positif  maka langsung disuruh pulang,’’ katanya. Tapi apabila bermalam, maka wajib untuk dilakukan rapid antigen. (ulo/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *