Rentan Terinfeksi, Dorong Lansia Wajib Vaksinasi

Para Lansia yang ikut bergembira dengan mengikuti lomba makan kerupuk pada peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (Halun)  ke-26 tingkat Kota Jayapura  yang digelar di Pantai Hamadi, Jumat (3/6). (Ayu/cepos)

JAYAPURA-Penjabat Wali Kota Jayapura, Dr. Frans Pekey, MSi  mengimbau kepada para Lansia agar mendapatkan vaksinasi Covid-19. Sebab, kondisi para Lansia ini rentan terinfeksi dan sulit untuk melakukan pemulihan dari penyakit.

   “Lansia wajib melakukan vaksinasi, sebab lansia merupakan salah satu golongan yang paling rentan terinfeksi Virus covid 19,  oleh karena dia merasa berat untuk melakukan pemulihan atau penyembuhan. Para lansia selayaknya mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah,” ujar Dr Fransk Pekey dalam acara peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (Halun) yang ke-26 tingkat Kota Jayapura  yang iikuti sekira 250 orang di Pantai Hamadi, Jumat (3/6).

  Frans Pekey juga menyampaikan terima kasih kepada para Lansia karena dulu dengan semangat jiwa raga terus berjuang mempertahankan kemerdekaan. “Saya berterima kasih kepada para Lansia. Hari lanjut usia nasional ini juga bertujuan untuk meningkatkan kepedulian semua pihak akan pentingnya keberadaan Lansia,” ujarnya.

  Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Ni Nyoman Sri Antari menyampaikan bahwa Hari Lanjut Usia Nasional ada atas jasa dan kebijakan yang dilakukan oleh Kanjeng Raden Tumenggung Radjiman Widyodiningrat, sehingga harus diperingati dan diingat. “Ingat saat ini hari yang spesial nasional masih terus diperingati oleh masyarakat Indonesia. Peringatan ke-26 tahun 2022 ini memiliki tema lansia sehat Indonesia kuat,” ujarnya.

   Menurutnya, arti dari tema tersebut adalah lansia yang sehat, yang tetap produktif dan tidak menjadi beban bagi keluarganya. Dirinya juga menyampaikan terkait makna dari perayaan hari lanjut usia ini.

   “Makna dari pada perayaan ini adalah mengapresiasi semangat Peranan penting dan strategis oleh para penduduk lanjut usia yang ada di Indonesia,” ujarnya.

  Terkait data, pada tahun 2021 jumlah penduduk lansia di Kota Jayapura sebanyak 25.518 orang lansia yang mendapat pelayanan sesuai standar pelayanan. “Jadi kami harus menjangkau orang-orang tua kami, memberikan pelayanan baru tercapai sebesar 81%. Hal ini disebabkan pada tahun 2021 banyak lansia yang tidak memakai layanan Kesehatan baik Puskesmas atau posyandu karena kita ada pada masa pandemi Covid 19,” ujarnya.

  Menurutnya, kesehatan lansia merupakan salah satu prioritas di Puskesmas. Salah satu standar pelayanan minimal dan sesuai Permenkes nomor 4 tahun 2019 Puskesmas dituntut untuk menjadi Puskesmas santun lansia. “Pelayanan Lansia selain dilaksanakan di Puskesmas juga dilaksanakan di Posyandu lansia. Saat ini kota Jayapura telah memiliki 57 Posyandu Lansia,” ujarnya.

  Menurutnya permasalahan yang dialami lanjut usia pada umumnya adalah menurunnya tingkat kesehatan fungsi motorik pada dirinya. “Para lanjut usia juga pada umumnya mengalami hambatan untuk melakukan komunikasi baik dengan keluarganya maupun dengan lingkungannya. Sehingga menjadikan lansia sebagai pihak inferior, padahal di ruang lingkup kehidupannya masih menunjang,” ujarnya.

   Dirinya mengapresiasi semangat jiwa lansia yang tidak kalah dengan usia pra lansia. “Dalam kegiatan senam pagi tadi ternyata semangat jiwa masih tinggi. Sehingga kami mengapresiasi peranan penting dan strategis oleh penduduk lanjut usia yang ada di Indonesia termasuk di kota Jayapura. Serta memberikan motivasi kepada para lansia dan tetap semangat dalam menjalani hidup sehat kami berharap semua lansia di sini sudah menjalani vaksinasi covid 19,” ujarnya. (rhy/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *