Dorong Kampung Budidaya Ikan di Kota Jayapura

Pembudidaya ikan air tawar yang ada di Koya Timur saat memanen ikan nila belum lama ini. (Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Kepala Dinas Perikanan Kota Jayapura Matheys Sibi, S.ST.Pi.,M.Si.,mengatakan, potensi lahan untuk budidaya ikan air payau dan tawar di Distrik Muara Tami masih begitu besar. Dimana dari 5000 HA lahan yang digunakan untuk budidaya ikan masih 2000 Ha yang digunakan.

Untuk itu, Kadis Matheis meminta kepada pembudidaya ikan di Koya Barat dan Koya Timur bisa lebih dioptimalkan kembali.

“Distrik Muara Tami memiliki potensi budi daya ikan tawar dan payau, untuk di Koya Barat dan Koya Timur potensinya membudidayakan ikan tawar atau jenis ikan nila, sedangkan untuk Kampung Holtekamp ikan bandeng di daerah ini sudah dijadikan Kampung Budidaya Perikanan,”Katanya, Kamis (2/6)kemarin.

Diakui, untuk mendukung kampung budidaya perikanan harus bisa dibentuk Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan).Dengan  terbentuknya banyak Pokdakan dan pelaku usaha pembudidaya ikan dengan ditunjang area yang masih luas bisa dikembangkan dengan maksimal. Hal ini juga akan memicu pemasukan masyarakat di Distrik Muara Tami selain dari sektor pertanian.

“Permintaan ikan di Kota Jayapura sangatlah tinggi dan belum lagi permintaan dari wilayah pegununga tengah bisa lebih dari 1 ton perhari, kalau kita bisa lebih optimal lagi dalam membudidaya ikan tawar dan payau maka akan semakin besar kita mengirim, jadi ini hal yang sangat luar biasa,”Ucapnya.

Menurutnya, dengan terwujudnya pengembangan kampung-kampung budidaya maka produksi budidaya perikanan akan tinggi, yang berpeluang membuka pasar ekspor.(dil/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *