Vaksinasi Belum Maksimal, PPKM Masih Level 2

Meski pemerintah pusat telah melonggarkan pemakaian masker di tempat terbuka, namun kesadaran Protokol kesehatan diharapkan tetap dijaga, termasuk  vaksinasi Covid-19 untuk mencapai herd immunity. Tampak akfitas masyarakat di areal parkir pelabuhan belum lama ini. (Agung/Cepos)

JAYAPURA-Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, dr Ni Nyoman Sri Antari mengungkapkan meski Kota Jayapura sudah cukup lama berada di zero kasus sejak 11 Mei lalu, namun Kota Jayapura masih berada di PPKM level 2. Hal ini dikarenakan masih banyak masyarakat yang belum melakukan vaksinasi.   

  “Masyarakat harus tetap punya iktikad baik untuk vaksinasi ya karena kita harus menjaga herd immunity atau kekebalan massal. Terutama vaksin ke tiga kita masih sangat kurang,” ujarnya kepada wartawan.

  Menurutnya, vaksinasi sangat penting terutama untuk lansia dan anak-anak yang tergolong rentan. “Karena selain untuk herd immunity juga penting untuk kekebalan tubuh kita sendiri. Bukan hanya mencegah penyakit Covid-9, tetapi juga mencegah daripada penyakit menular lainnya seperti hepatitis akut atau monkey pox yang sering disebut cacar monyet,” ujarnya.

  Pihaknya memaparkan, saat ini data capaian vaksinasi untuk vaksin pertama dan kedua sudah di atas lima puluh persen. Namun untuk vaksin ketiga masih di bawah lima puluh persen. Selain vaksinasi pihaknya meminta agar masyarakat tidak kendor dalam menerapkan protokol kesehatan.

  “Mencuci tangan, menggunakan hand sanitizer, memakai masker dan jaga jarak. Itu kunci utama, walaupun sekarang sudah boleh di ruang terbuka lepas masker tetapi di ruang tertutup tetap harus dipakai ya,” ujarnya.

  Pihaknya juga berharap tidak ada penambahan kasus lagi untuk seterusnya dan Kota Jayapura bisa bertahan di zero kasus dalam waktu lama. “Kita berharap sampai seterusnya tidak ada temuan kasus di rumah sakit ya karena sekarang kita deteksinya dari pasien rumah sakit,” tandasnya. (Rhy/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *