Pansus DPRD Dorong Dinas Dukcapil Aktifkan Data Penduduk Pasif

Pertemuan antara Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Jayapura bersama dengan anggota Pansus DPRD Kabupaten Jayapura di ruang rapat Bamus DPRD Kabupaten Jayapura, Selasa (31/5). (Robert Mboik Cepos)

SENTANI– Panitia Khusus (Pansus) penambahan kursi pada pemilihan legislatif di 2024 DPRD Kabupaten Jayapura saat ini terus melaksanakan tugasnya untuk memastikan data-data bertambah tidaknya penduduk di Kabupaten Jayapura.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh anggota DPR yang tergabung dalam panitia khusus ini mendorong pihak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Jayapura untuk mengaktifkan 65.000 data penduduk pasif di Kabupaten Jayapura.

“Agenda rapat hari ini kita evaluasi tentang progres dari pendataan penduduk yang dilakukan oleh Dinas Dukcapil,” kata Ketua Pansus penambahan kursi DPR, Clief Ohe, kepada media ini di Gedung DPRD Kabupaten Jayapura, Selasa (31/5).

Saat ini data aktif penduduk di Kabupaten Jayapura sekitar 171 ribu jiwa. Apabila target dari Pansus ini memang menambahkan kursi di DPR dari 25 kursi menjadi 30 kursi,  maka jumlah penduduk itu seharusnya 200 ribu plus satu. Berarti masih ada kekurangan sekitar 20 ribu jiwa.”Itu kalau targetnya penambahan kursi.  Tetapi itu bukan satu-satunya target Pansus,” ujarnya.

Dikatakan, Pansus ini juga punya target lain mendorong supaya besaran APBD di Kabupaten Jayapura bisa meningkat.  Seperti dana transfer yang bersumber dari dana alokasi umum,   sehingga sekali berproses bisa memiliki lebih dari satu manfaat.

“Kami juga berharap proses yang dilakukan oleh Dukcapil dalam perekaman- perekaman lapangan.  Karena kami dorong Dukcapil untuk tidak melakukan pelayanan adminduk hanya di kantor,”ungkapnya.

  Ditambahkan, pelayanan mobile itu harus dilakukan termasuk melayani penduduk-penduduk yang ada di kawasan perumahan BTN di wilayah Kota Sentani dan sekitarnya,   sehingga setiap warga negara yang ada di Kabupaten Jayapura harus terdata.

Berdasarkan data dari pihak Disdukcapil Kabupaten Jayapura,  ada penambahan warga yang merekam baru sekitar lebih dari 2000 orang, sehingga ditambah 171 ribu sekian akan bergerak naik.

Hal lain, pihaknya mendorong Dukcapil untuk mengaktifkan data pasif sekitar 65 ribu itu. ”Hari ini data itu sudah diproses di Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri untuk diverifikasi.  Awal bulan depan Pansus akan melakukan perjalanan ke Dirjen Dukcapil untuk mengkonsultasikan dan mengkomunikasikan data pasif itu agar bisa diaktifkan,”pungkasnya.(roy/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *