Diduga Persoalan Ulayat, Sekda Sarmi Dibacok Warga

Plt Sekda Sarmi saat sedang digotong warga usai dianiaya warga, Jumat (27/5) foto: Istimewa

SENTANI– Plt.Sekretaris Daerah (Sekda) Sarmi, Elias N. Bakay diketahui mengalami penganiayaan atau dibacok di kepala oleh masyarakat pemilik ulayat di Distrik Muara Tor, Kabupaten Sarmi.
Wakil ketua DPRD Kabupaten Sarmi, Mustafa Arnold Muzakkar yang dihubungi Cendrawasih Pos melalui sambungan telepon membenarkan terjadinya pembacokan terhadap Plt. Sekda Sarmi, di mana peristiwa tersebut terjadi pada Jumat 27/5.
Namun pihaknya belum memastikan kronologi pembacokan PLT Sekda Sarmi itu. “Saya sekarang ada di Jakarta menghadiri pelantikan Penjabat Bupati Sarmi. Saya juga menerima laporan dari masyarakat yang juga keluarga di sana bahwa terjadi pembacokan terhadap Plt Sekda Sarmi, Elias N. Bakay, dibacok di lengannya,” kata Mustafa Arnold Muzakkar, Jumat 27/5 malam.
Dia mengatakan, berdasarkan informasi yang diperoleh dari  masyarakat, pembacokan itu terjadi pada saat Sekda Elias N. Bakay, mendatangi tempat kejadian perkara, di Kampung, Distrik Muara Tor, Kabupaten Sarmi. Untuk menemui masyarakat yang pada saat itu melakukan pemalangan jalan. Kendati demikian pihaknya juga belum memastikan bagaimana kondisi terbaru dari Sekda Sarmi. Namun berdasarkan informasi juga yang diterima pihaknya, sejauh ini sudah dilakukan penanganan oleh tim medis.
“Beliau ini bertanggung jawab karena sedang menjalankan tugas. Apalagi saat ini tidak ada bupati sehingga pejabat sementara pengganti penjabat bupati itu adalah sekda sendiri,” katanya.
Selaku wakil rakyat, dia berharap kepada masyarakat agar bisa menahan diri sehingga persoalan ini tidak melebar. Pihaknya juga tetap menaruh harapan penuh kepada aparat kepolisian di Sarmi supaya mengusut persoalan ini supaya situasi Kamtibmas di wilayah hukum Kabupaten Sarmi bisa kembali tenteram.
“Tadi melalui telepon saya juga sudah ajak masyarakat dari kedua belah pihak supaya menahan diri. Supaya masalah ini tidak melebar. Kita percayakan kepada pihak kepolisian untuk menyelesaikan persoalan ini,” tandasnya. (roy).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *