Yapis Dituntut Bertransformasi Menuju Era Baru 

Tamu undangan yang hadir dalam kegiatan talk show halalbihalal 1443 H/2022 yang dilaksanakan Yapis Di Tanah Papua di aula gedung lama Universitas Yapis, Dok V, Jayapura, Sabtu (21/5) lalu.  (Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Eksistensi dan Perkembangan Yayasan Pendidikan Islam (Yapis) sangat luar biasa dalam melayani dunia pendidikan di Tanah Papua. Dengan semakin meningkatnya modernisasi kemajuan zaman di era digitalisasi ini tentu menuntut Yapis Di Tanah Papua,  mau tidak mau juga harus bisa  mengikuti modernisasi tersebut dengan bertransformasi inovasi menuju era baru.

  Untuk itu, dalam mendukung ini semua, Yapis Di Tanah Papua melaksanakan Talk Show Halalbihalal 1443 H/2022 dengan mendatangkan pembicara Prof. Dr.H.Hasan Basri Umar, MS.,dan Prof.Dr.H.Idrus Al Hamid, S.Ag.,M.Si.,serta dihadiri Ketua Umum Yapis Di Tanah Papua, Dr.H. Muhammad Musa’ad, M.Si., Sekum Yapis di Tanah Papua, Rektor Universitas Yapis Papua, yang berlangsung di aula Universitas Yapis Gedung Lama, Dok V, Kota Jayapura, Sabtu (21/5).

   Ketua Umum Yapis Di Tanah Papua, Dr.H. Muhammad Musa’ad, M.Si.,mengungkapkan, point penting dalam kegiatan ini yakni,  kegiatan halalbihalal dilakukan format dengan Talk Show dalam rangka memberikan pemahaman yang komprehensif terkait dengan tema yang diangkat,  yakni ” Membangun Silahturahmi dan Transformasi model inovasi menuju Era Baru Modern di Pendidikan Yapis  Tanah Papua”.

   Diakui, dengan semakin modernisasinya zaman, Yapis bisa harus semakin terbuka tidak hanya kepada umat muslim, tapi juga lainnya dan Yapis bisa menjadi penghubung komunikasi dan koordinasi dialog lintas kultur, agama dengan saudara non muslim.

    Ditempat sama, selaku pembicara dalam talk show halalbihalal Yapis di Tanah Papua Prof.Dr.H.Idrus Al Hamid, S.Ag.,M.Si., dengan perkembangan saat ini muncul paradigm baru bahwa Yapis satu-satunya perguruan tinggi yang hadir dengan ciri khas agama, khususnya Islam pertama di Papua,  itu harus mulai berbenah karena berhadapan dengan perkembangan digital dalam perspektif layanan sehingga habis tidak bisa menutup diri. (dil/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *