Kopi Papua Jadi Produk Unggulan Masyarakat Pegunungan Tengah 

 

Pengusaha Kopi Wamena, Lemeus Gombo ketika memilih kopi milim masyarakat Jayawijaya, Jumat (20/5). (Kadin For Cepos)

 

JAYAPURA-Pengusaha Kopi Wamena, Lemeus Gombo yang juga sebagai pengurus Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Jayawijaya, bertekad untuk meningkatkan kesejahteraan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terkhusus petani kopi di wilayah pegunungan tengah papua.

 

‘’Untuk meningkatkan usaha masyarakat lokal, serta komoditi kopi Pegunungan Tengah yang unggul, Pengurus Kadin Jayawijaya bersama petani kopi di 10 Kabupaten Wilayah Lapago siap mendampingi Seluruh Petani Kopi untuk mewujudkan kesejahteraan Masyarakat bekerjasama dengan perusahaan PT. Kopi Papua Sejahtera,’’ Kata Lemeus ketika di wawancarai wartawan, Kamis 19 Mei 2022.

 

Saat ini lanjut Lemeus, Kadin Jayawijaya sedang membantu petani kopi di 10 Distrik di Jayawijaya, satu diantaranya menjadi Distrik percontohan yaitu Distrik Bripi.

 

‘’Saat ini kami mulai dari Distrik Bripi, dimana tujuh kampung yang ada, hasil panen kopinya kita jadikan sebagai sampel,’’ ujarnya.

 

Menurut Lemeus, pihaknya siap untuk mendampingi petani kopi yang ada di wilayah pegunungan tengah untuk mendorong produktivitas, kualitas dan pemasaran kopi.

 

‘’kami juga siap mendampingi petani kopi yang ada pada 40 Distrik di Kabupaten Jayawijaya dalam hal industri dan pemasaran,’’ Imbunya.

 

Sementara pendiri perusahaan PT. kopi papua sejahtera, Fadholi Karim mengakui jika saat ini pihaknya bukan hanya mengambil hasil kopi dari petani Jayawijaya.

 

‘’Kami juga bermitra dengan kabupaten lain seperti Yalimo, Lani Jaya, Tolikara, Nduga untuk mendorong petani kopi ini agar komoditi kopi kabupatan Jayawijaya dan umumnya di wilayah Lapago harus terus maju,’’ Katanya Fadholi.

 

Untuk hasil kopi sendiri telah banyak dipasarkan ke sejumlah daerah khususnya di Papua dan juga di luar Papua.

 

‘’di Papua sendiri kebanyakan di Kota Jayapura, dan beberapa wilayah lain di luar Jayapura, sedangkan untuk luar Papua yaitu, Jakarta, Yogyakarta dan Surabaya,’’ Tambahnya.

 

Tak hanya di dalam Negeri, permintaan Ekspor kopi Papua ke luar Negeri terbilang banyak.

 

‘’banyak juga permintaan ekspor kopi papua ke luar Negeri, salah satunya ke Amerika, namun petani kopi lokal kita belum bisa memenuhi jumlah yang di minta oleh pasar Amerika,’’ Tutupnya. (Gin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *