Peringati Hari Bhakti, IDI Papua Beri  Pelatihan BHD Bagi Siswa SPN 

Siswa SPN Polda Papua saat mendapatkan pelatihan BHD dalam rangka Hari Bakti Ikatan Dokter Indonesia (IDI) pada bulan Mei tahun 2022 IDI Wilayah Papua melaksanakan di aula Elsama Numbery, SPN Polda Papua, di Base-G  Kota Jayapura, Kamis (19/5) kemarin. (Priyadi/Cepos)

Ketua IDI Wilayah Papua Dr.Donal Willem S.Aronggear, S.B (K), didampingi Kabag  Jarlat SPN Polda Papua Kompol Martha S. Tolau, SH.,

JAYAPURA-Dalam rangka Hari Bakti Ikatan Dokter Indonesia (IDI) pada bulan Mei tahun 2022, IDI Wilayah Papua melaksanakan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) di aula Elsama Numbery, SPN Polda Papua, di Base-G,  Kota Jayapura, Hari Kamis (19/5)kemarin.

   Ketua IDI Wilayah Papua Dr.Donal Willem S.Aronggear, S.B (K), mengatakan, yang melatar belakangi kegiatan ini yakni berkaitan hari bakti IDI yang jatuh pada tanggal 20 Mei 2022, bertepatan dengan kebangkitan nasional dan salah satu pendirinya adalah dokter Budi Utomo. Kegiatan ini adalah salah satu kepedulian dari IDI Wilayah Papua, salah satunya di SPN Polda Papua untuk bersama-sama menangani kasus-kasus yang berakibat fatal yang bisa menyebabkan kematian atau kecacatan.

   “Polisi adalah garis depan bertugas di seluruh Indonesia khususnya yang ada di  Papua dan Papua Barat, harus ada suatu pembekalan khusus yang mana mereka juga sewaktu-waktu menjadi suatu pimpinan di situ di masyarakat sekitarnya dapat memberikan pelatihan setelah mendapat bekal pelatihan seperti ini,” tuturnya.

   Menurutya, Polisi bertugas di lini depan, sehingga dengan pelatihan ini akan ada bekal ilmu. Contohnya jika ada yang jatuh, dengan sendirinya mereka bisa menangani dengan cepat dan tepat, sebelum dibawa ke rumah sakit dengan melakukan penanganan darurat awal.

   Dan untuk materi yang diberikan BHD diantaranya dalam menangani henti jantung, karena kasus henti jantung salah satu penyakit tertinggi di Indonesia dan menangani henti jantung ini ada caranya dengan penanganan darurat awal.

   “Untuk pemateri pelatihan ini kami berikan dari teman-teman pengurus IDI, ada dokter Rumah sakit, Puskesmas, dan IDI Wiyalah Papua ada 12 cabang melalui Hari Bhakti IDI

masing-masing cabang bisa membuat kegiatan sendiri sesuai kebutuhan masyarakat,”jelasnya.

   Mewakili Kepala SPN Polda Papua, Kabag Jarlat (Pengajaran dan Latihan) SPN Polda Papua Kompol Martha S. Tolau, SH., mengaku sangat senang dan bersyukur, karena siswa SPN Polda Papua berkesempatan bisa mendapatkan pelatihan yang luar biasa bisa digunakan untuk diri sendiri dan membantu orang di sekelilingnya.

   Karena pelatihan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar sangat penting, apalagi sebagai anggota polisi yang bertugas di daerah terpencil dimana saja. Jika ada masalah terkait kasus henti jantung mendadak, melalui pelatihan ini ilmu yang dimiliki bisa dipraktekkan dalam penanganan darurat awal sebelum dibawa ke rumah sakit sehingga pelatihan ini tentu sangat bermanfaat sekali.

  Diharapkan pelatihan seperti ini tidak hanya dilakukan kali pertama ini saja karena bisa dilakukan dengan berkelanjutan. “Pesan kami untuk siswa SPN Polda Papua jadikan kesempatan ini dan ilmu yang didapat bisa sebagai bekal jika nanti  keluar, apalagi dengan ada rencana pemekaran Provinsi Papua, sehingga hal ini akan menjadi ilmu untuk diterapkan di lapangan,”ujarnya.

   Kompol Martha juga berharap kedepan akan ada kerjasama yang lebih intens antara SPN Polda Papua dan IDI Wilayah Papua terkait apa saja yang memang bisa dilakukan kerjasama yang bisa bermanfaat dan menguntungkan semuanya. (dil/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *