RS Bhayangkara Siap Hadapi  Persaingan di Era Globalisasi 

Kabid Dokkes Polda Papua Kombes. Pol. dr. Nariyana didampingi Karumkit Rumah Sakit Bhayangkara Kompol dr. Dedet Steavano M.Ked (OG), Sp. OG, bersama,  menyerahkan cinderamata kepada Kompol Purnawirawa Petrus Maklarimbun,  Mantan Karumkit RS Bhayangkara pada acara Ulang Tahun ke-18 RS Bahayangkara Ke 18, Rabu (18/5). (Karel/Cepos)

JAYAPURA-RS Bhayangkara TK III Jayapura merayakan ulang tahun ke-18, Rabu (18/5). Dalam acara syukuran ulang tahun tersebut, dihadiri oleh Kabid Dokkes Polda Papua, Kombes. Pol. dr. Nariyana dan juga para  Purnawirawan selaku mantan karumkit RS Bhayangkara.

    Dalam kesempatan tersebut Karumkit Rumah Sakit Bhayangkara, Kompol dr. Dedet Steavano M.Ked (OG), Sp. OG, mengatakan tema yang diangkat pada ulang tahun  RS Bhayangkara yang ke 18 yaitu Bersinergi dan Kreatif dalam inovasi menuju transformasi pelayanan paripurna.

   Menurutnya,  tujuan dari pada tema tersebut agar semangat tenaga medis dalam melayani pasien tetap bekibar untuk lebih berinovasi dalam menghadapi persaingan antar Ruma Sakit di Kota Jayapura.  Untuk menghadapi persaingan era globisasi saat ini,  hal utama yang dipersiapkan oleh pejabat RS Bhayangkara harus mampu bersaing dengan pelayanan rumah sakit lain yang ada di Kota Jayapura. Tentu dalam hal ini memberikan pelayanan tidak membeda bedakan antara pasien menengah maupun pasien kalangan atas.

   “Besar harapan kami bahwa rekan-rekan di RS Bhayangkara agar tetap eksis dalam memberikan pelayanan kesehatan terutama kepada anggota Polri,  ASN, dan masyarakat umum yang ada di Kota Jayapura”, tuturnya.

   Menurutnya, dalam sebulan terakhir ini ada  beberapa hal yang paling menonjol dari pelayanan RS Bhayangkara, diantaranya pelayanan pasien operasi yang mana dalam dua bulan terakhir ada lebih dari 100 pasien Opreasi yang telah dirawat di RS Bhayangkara. Hal ini membuktikan bahwa pengoptimalan pelayanan tenaga kesehatan di RS Bhayangkara betul betul serius dan juga bukti menunjukkan bahwa peningkatan pelayanan di RS Bhanyankara TK III Jayapura.

   “Hari sabtu kemarin sebanyak 17 pasien operasi yang telah dirawat di RS Bhayangkara, bagi kami ini merupakan rekor tertinggi yang kami lakukan. Selama ini tidak pernah lebih dari 10 pasien OK/ hari, dan  kami berharap kedepannya bisa lebih banyak lagi pasien OK yang terawat di RS Bhayangkara”, terang Kompol dr. Dedet Steavano.

   Diapun mengatakan  selama 18 tahun berdirinya RS Bhayangkara kiprah RS Bhayangkara Jayapura telah memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat Kota Jayapura, terutama dalam memberikan pelayanan kesehatan anggota Polri, keluarga Polri, dan PNS Polri, serta masyarakat pada umumnya.

   “Walaupun situasi selama ini masih dalam kondisi pandemic, tetapi kami tetap memberikan pelayanan yang terbaik kepada semua pasien yang membutulkan pelayanan medis. Dan dalam mengatasi lonjakan kasus covid, kami membuat aturan terkait batasan jam kunjungan bagi keluarga pasien, alhasil tren kasus covid saat ini semakin membaik dan di RS Bhayangkara Jayapura  saat ini nol kasus covid”, tuturnya.

Sementara itu Kabid Dokkes Polda Papua, Kombes. Pol. dr. Nariyana mengatakan kunci utama kesusksesan dari Rumah Sakit adalah  memberikan pelayanan yang terbaik kepada pasien. serta wajib memiliki semangat kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan Ikhlas.

  “Rumah sakit adalah milik kita bersama, milik Polri, ASN, termasuk para Purnawirawan dan yang tidak kala penting adalah masyarakat yang ada di Papua yang punya kontribusi terhadap RS Bhayangkara, baik sarana prasarana dan juga yang lainnya yang telah mereka berikan untuk RS Bhayangkara. Jadi kuncinya tetap pertahankan pelayanan yang telah kita berikan selama ini kepada pasien. Karena tanpa pelayanan yang baik maka suatu Rumah Sakit tidak akan maju”, tuturnya. (cr-267/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *