60 Persen Pasien RS Bhayangkara Masyarakat Umum

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura dr. Dedet Stevano M.ked(OG) SpOG ketika berdiskusi bersama Redaktur Cenderawasih Pos Yonatan Rubungan dalam program Ngopi Bareng Redaksi Cenderawasih Pos, Kamis (19/5). (Tegar/Cepos)

*Menuju Green Hospital Berbasis Teknologi

JAYAPURA-Program Ngopi Bareng Redaksi Cenderawasih Pos kali ini menghadirkan Kepala Rumah Sakit Bhayangkara TK 3 Jayapura dr. Dedet Steavano M.ked(OG) SpOG. Dimana yang menjadi pembahasan kali ini tentunya seputaran pelayanan RS Bhayangkara yang telah melayani masyarakat Papua selama 18 Tahun.
“Kita baru saja berulang tahun ke 18 kemarin dan dengan semangat ulang tahun kita berkomitmen memberikan pelayanan yang lebih maksimal dan tentunya semakin baik untuk membantu memberikan pelayanan kepada masyarakat Papua,”Ungkapnya, Kamis (19/5)
Dedet menambahkan saat ini pasien yang dirawat rata-rata adalah dari masyarakat umum dengan persentasenya 60 persen masyarakat umum yang benar-benar keluarganya tidak ada kaitannya dengan anggota Kepolisian.
“Kami tidak pernah membedakan pasien Kepolisian dan juga masyarakat dan bahkan masyarakat lebih kami utamakan dalam memberikan pelayanan yang semaksimal mungkin,”tambahnya.
Dalam pelayannya RS Bhayangkara juga menerima pasien yang tanggungannya menggunakan BPJS Kesehatan dan juga pasien dengan penanggungan Jasa Raharja dan menurutnya selama ini dalam memberikan pelayanan baik BPJS Kesehatan dan juga Jasa Raharja berjalan baik dan bersama-sama berkomitmen memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya.
“Sekarang RS Bhayangkara menuju Green Hospital Berbasis Teknologi yakni bagaiman situasi di RS ini keliatan seperti taman, seperti hotel dan semua data berbasisi teknologi yang tidak lagi menggunakan kertas,”Tambahnya.
Pihaknya sedang mendesain satu aplikasi bagaimana nantinya di aplikasi ada agenda kontrol dan juga catatan kesehatan setiap pasien sehingga tidak lagi membawa kartu dan sebagainya.

“Kami juga mengagendakan penambahan ruangan yang akhir tahun ini selesai. Mudah-mudahan kami bisa merubah image RS bhayangkara sehingga masyarakat tidak takut untuk berobat,”tambahnya.

“Kami memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan maksimal mungkin sehingga bagaimana kami bisa menciptakan RS harus nyaman kepada masyarakat seperti hotel, taman dan mall. Inilah yang sedang kami upayakan terus-menerus. Sehingga nantinya masyarakat tidak perlu takut untuk berobat ke RS Bhyangkara. Kami mendapatkan banyak alat canggih dari Polri dan kami tidak kalah bersaing dengan RS swasta yang ada di Kota Jayapura,”Tambahnya.
Sedangkan mengenai SDM, Dedet mengatakan SDM yang dimiliki sangat mempuni dan selalu berkomitmen memberikan perawatan yang baik.
” Kami bersyukur bahwa tingkat kepercayaan masyarakat terus bertambah dan ini terbukti dengan banyaknya kunjungan masyarakat umum,”tambahnya.
Selain itu dalam waktu dekat pihaknya juga berencana pada 15 Juni mendatang akan melakukan oprasi bibir sumbing dengan gratis dalam rangka hari Bhayangkara dan saat ini sudah bisa melakukan pendaftaran dan oprasinya akan lakukan di RS Bhayangkara. (gin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *