Sejumlah Tokoh di Balik Selebaran Elektronik Ajakan Long March Adalah Hoaks

 

Pdt. Albert Yoku, S.Th. (Robert Mboik Cepos)

 

SENTANI- Ketua forum masyarakat adat Tabi, Pdt. Albert Yoku, S.Th menegaskan, selabaran elektronik yang di dalamnya terdapat beberapa foto atau gambar tokoh masyarakat Tabi termasuk Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw dan juga anggota MRP, Dorlince Mehue, untuk mengadakan aksi long march mendukung pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) dan Otsus Papua, adalah hoaks.

“Foto dalam selebaran itu adalah hoaks. Kami tidak mengajak orang untuk melakukan long march. Itu foto sudah lama dan yang kami diskusikan sebelum difoto pada bulan April itu lain,” kata Pdt. Albert Yoku saat ditemui media ini, Rabu (11/5).

Namun apabila ada kelompok yang mengatasnamakan Forum Pemuda Tabi untuk menggelar aksi tersebut, itu di luar sepengetahuan mereka.

“Kalau mereka (forum pemuda) yang menggelar aksi itu, mungkin karena anak muda ini sedikit emosi karena ada kelompok lain yang menolak, seolah mewakili rakyat Papua, sehingga kemudian mereka menginisiasi untuk menggelar long march itu,” ujarnya.

Namun demikian dia berharap agar cara penyampaian aspirasi yang dilakukan semestinya tidak boleh dilakukan di jalan-jalan. Karena hal seperti itu sebenarnya tidak mencerminkan budaya dan adat istiadat orang Tabi.

“Orang Tabi itu duduk di para-para adat dan bicarakan di situ apa yang menjadi persoalan, bukan di jalan-jalan. Itu bukan budaya kita,” tegasnya.

Karena itu selaku orang tua dan juga tokoh yang turut memperjuangkan terwujudnya daerah otonomi baru Papua ini, Pdt. Albert Yoku berharap agar orang muda di wilayah Tabi tidak boleh mengikuti jejak orang lain yang melakukan aksi-aksi di jalan yang dapat mengganggu ketertiban umum.

“Mari kita diskusikan dengan baik, setelah itu baru kita salurkan aspirasi kita tanpa harus menganggu orang lain,”tambahnya. (roy/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *