Layanan Kesehatan di Puskesmas Siepkosi, Normal Kembali

Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, saat meneteskan Vitamin A ke mata salah satu bayi di Puskesmas Siepkosi, Distrik Siepkosi, Kabupaten Jayawijaya, Kamis, (28/4). (Denny/Cepos)

WAMENA—Setelah sempat tidak ada pelayanan lantaran warga tak pernah datang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan karena tak mau divaksin, kini Puskesmas Siepkosi kembali lakukan layanan kesehatan seperti imunisasi dan pemeriksaan ibu hamil yang dipimpin lnagsung oleh Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua, SE, MSi, Kamis, (28/4), kemarin.

“Sekarang kita lihat, anak -anak yang datang sudah imunisasi lengkap, mulai sekarang layanan kesehatan di Puskesmas Siepkosi kembali berjalan seperti biasanya,” ungkapnya Kamis (28/4) saat ditemui di Distrik Siepkosi.

Bupati menyatakan, masyarakat bisa lihat sendiri, ini adalah pelayanan dasar imnisasi untuk anak -anak, tidak seperti isu yang berkembang, tidak perlu takut untuk datang mendapatkan pelayanan kesehatan di Puskesmas ini.

“Saya berharap bagi petugas kesehatan yang ada jadwal pelayanan kesehatan di kampung -kampung supaya imunisasi lengkap ini terus dilakukan, kami akan minta petugas untuk tetap turun ke Pustu di kampung -kampung agar bisa memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” jelasnya.

Ia meminta kepada masyarakat yang punya anak usia bayi hingga Balita, apabila tidak ada pelayanan seperti ini bisa datang ke Puskesmas agar anaknya bisa mendapatkan imunisasi yang lengkap, karena imunisasi ini sangat penting untuk bayi dan Balita.

Di tempat yang sama, Ibu Hermina Oagay, warga Kampung Oagalo menyatakan, ia datang ke Puskesmas Siepkosi untuk membawa anaknya yang berusia 3 bulan guna mendapatkan imunisasi, ia mendengar ada pengumuman dari kepala distrik sehingga datang membawa anaknya.

“Saya bawa anak saya ke Puskesmas Siepkosi karena kebetulan sakit, batuk, sesak napas dan panas , sekalian mendapatkan imunisasi juga,”ujarnya.

Di tempat yang sama, Kepala Kampung Siepkosi, Nagot Yogobi menyatakan, sebelum adanya pandemi Covid -19, Puskesmas ini ramai dikunjungi masyarakat, namun setelah adanya covid -19 yang disusul dengan berbagai isu yang tidak jelas, mengakibatkan pelayanan kesehatan di sini timbul tenggelam.

“Tahun ini sudah mulai berjalan kembali, artinya kegiatan ini sekaligus menunjukkan kepada masyarakat jika isu yang mereka dengar itu tidak benar, pelayanan imunisasi ini diikuti oleh 9 kampung di Distrik Siepkosi,” tutupnya. (jo/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *