Peradi Desak Polisi Usut Peluru Nyasar di Gereja Saat Misa Paskah

Dr Anthon Raharusun, SH., MH. (Elfira/Cepos)

JAYAPURA –Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kota Jayapura mendesak pihak Kepolisian dalam hal ini Polresta Jayapura Kota, segera mengusut terkait peluru nyasar yang masuk di saat umat sedang mengikuti Misa Minggu Paskah (17/4) di Gereja Katolik Gembala Baik Abepura, Minggu (17/4).

   Ketua DPC Peradi Kota Jayapura  Dr Anthon Raharusun, SH., MH mengatakan, Polisi harus mengusut tuntas darimana peluru tersebut berasal, sehingga bisa masuk dalam gereja saat umat sedang khusyuk dalam ibadah Paskah saat itu

  “Peluru nyasar yang sangat membahayakan umat pada waktu itu, terlebih peluru nyasar ditemukan di lantai gereja dekat ibu hamil setelah menembus atap dan plafon gereja,” terang Anthon kepada Cenderawasih Pos, Minggu (24/4).

  Anthon menegaskan, jika ada keterlibatan anggota, maka segera ditindak tegas sesuai dengan pernyataan dari Kapolresta Jayapura. Dan Peradi mendukung apa yang disampaikan oleh Kapolresta Jayapura Kota.

  “Jika ada keterlibatan oknum yang secara tidak sengaja maupun sengaja menggunakan senjata jenis apapun itu segera diusut tuntas. Kita tidak bisa diamkan masalah ini, sebab ini menyangkut kepentingan umat yang pada saat itu sedang merayakan paskah,” tegasnya.

  Peradi juga mempertanyakan, kenapa di saat moment moment keagamaan seperti itu kemudiaan masuk peluru dalam gereja. Sehingga hal ini dianggap perlu diusut tuntas. “Tidak bisa hanya sekedar untuk dijadikan konsumsi internal daripada Kepolisian, apalagi ada barang buktinya, harus diusut tuntas. Sehingga tidak menimbulkan ketakutan ataupun kekhwatiran daripada umat ketika mereka merayakan ibadah ibadah selanjutnya,” terangnya.

   Peradi juga mendesak Polisi segera ungkap motif di balik peluru nyasar yang masuk di Gereja Katolik Gembala Baik Abepura. Apakah ada unsur kesengajaan atau ada motif lainnya, karena peluru itu sangat membahayakan umat saat itu.

   Selain itu, Ketua DPC Peradi Kota Jayapura Dr Anthon Raharusun mendukung pernyataan Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Gustav R Urbinas yang mengatakan  Polisi akan mengusut tuntas jika ada keterlibatan anggota atau oknum maka mereka akan tindak.

  “Kita mendukung pernyataan itu, tapi tentu harus dilakukan langkah langkah penyelidikan untuk mendapatkan motif di balik peluru nyasar itu. Kalau oknum terlibat harus diproses atau masyarakat yang terlibat harus diproses, tidak boleh didiamkan karena menyangkut kepentingan orang  banyak dan umat,” pungkasnya. (fia/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *