Pemkab Tolikara Gandeng PT PLN

Peserta training operator PLTD dan jaringan distribusi selama lima hari (20-26) April di Kantor PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

Gelar Training Operator PLTD

KARUBAGA– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tolikara beerja sama dengan PT PLN menggelar training operator PLTD dan jaringan distribusi selama lima hari (20-26) April bertempat di Kantor PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Tolikara, Imanuel Gurik, SE, M.Ec.Dev diwakili Kepala Bidang Kawasan Permukiman, Depenus Wanimbo ketika ditemui saat pelatihan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi “Tolikara Terang”.

“Training Operator PLTD dan Jaringan Distribusi bertujuan mempercepat layanan listrik 24 jam di Kota Karubaga dan sekitarnya. Peserta pelatihan sebanyak 12 orang, sebagian besar merupakan putra asli Tolikara. Sebelumnya mereka (peserta) telah mengikuti proses perekrutan di Tolikara,”ujarnya.

Menurutnya, pelayanan listrik yang maksimal sangat dibutuhkan dalam mempercepat kemajuan pembangunan di Kabupaten Tolikara. Oleh karena itu, saat ini pihaknya bekerja keras menyelesaikan proses pemasangan jaringan dan mesin listrik berkapasitas besar (4 Megawatt).

“Kami ucapkan terima kasih kepada PT PLN UP3 Wamena yang terus bekerja keras membantu kami untuk mewujudkan pelayanan listrik yang lebih baik. Saat ini, kemajuan pekerjaan telah mencapai 95 persen, terdiri dari pemasangan jaringan dan sarana pembangkit listrik. Semoga semuanya berjalan lancar sehingga peresmian segera dilaksanakan,” jelas Depenus Wanimbo.

Di tempat yang sama, Manager Bagian Pembangkitan PT PLN UP3 Wamena, Jumadi Hutapea mengatakan,  PT PLN merupakan penyedia jasa kelistrikan terbesar, unggul dan terpercaya. Perusahaan listrik yang sedang berkembang ini bahkan diakui sebagai perusahaan kelas dunia. Oleh karena itu, dalam kerja sama dengan Pemkab Tolikara, pihaknya berusaha memberikan pelayanan listrik secara prima kepada masyarakat.

“Yang paling utama adalah kami berusaha melayani masyarakat Tolilara. Jadi mungkin pelayanan listrik di Tolikara selama ini hanya 12 jam, kami berusaha agar pelayanan menjadi 24 jam,” ucap Jumadi Hutapea.

Terkait perekrutan dan pelatihan tenaga lokal asal Tolikara di tahun 2022 ini, Jumadi Hutapea mengatakan, kesempatan berkarier bagi putra-putri Tolikara di PT PLN sangat luas, mulai dari pembangkitan, transmisi hingga distribusi listrik ke pelanggan serta jasa-jasa pendukung lainnya.

Syarat yang dibutuhkan adalah harus memiliki sejumlah Sertifikat Laik Operasi (SLO) seperti SLO Mesin, SLO Jaringan dan SLO Tangki.

“Kami percaya bahwa potensi putra-putri Tolikara merupakan aset besar di masa depan. Kami berinvestasi untuk mendapatkan calon-calon pemimpin yang akan mengembangkan PT PLN (Persero) di Karubaga dalam menghadapi tantangan bisnis di masa yang akan datang. Kami sudah menerima ade-ade dari Tolikara untuk belajar di UP3 Wamena, biar nanti pulang bisa menerapkan kembali ilmunya di Tolikara,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Pemkab Tolikara saat ini sedang berusaha menyediakan pelayanan listrik dalam jumlah besar dengan kualitas yang handal agar dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat. Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemkab Tolikara meyerahkan sistem pengoperasian dan pengelolaan kelistrikan kepada PT PLN. MoU kerja sama ditandatangani langsung oleh Bupati Tolikara, Usman G. Wanimbo, SE.,M.Si dan General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilyah Papua dan Papua Barat, Abdul Farid di Kantor PLN Jayapura, belum lama ini. (Diskominfo Tolikara)*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *