Istri Ondofolo di 24 Kampung Gelar Kegiatan Fashion Show

Sejumlah ibu ibu istri dari sejumlah ondogolo saat menggelar kegiatan fashion show, di Sentani, Kamis (21/4). (Robert Mboik Cepos)

SENTANI-Ondofolo Ifar Besar bersama jurnalis dan mantan jurnalis perempuan Sentani menyelenggarakan kegiatan fashion show dan talk show yang diikuti para istri ondofolo dari 24 kampung di Danau Sentani Kabupaten Jayapura.  Kegiatan ini dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Kartini ke-58 di Obhe Ondofolo Kampung Ifar Besar Sentani, Kamis (21/4) kemarin.

Tokoh perempuan muda asal kabupaten Jayapura, yang juga menjabat  sebagai staf ahli Presiden RI, Rini S. Modouw, Ed.D, mengapresiasi  kaum perempuan yang terlibat langsung dalam kegiatan ini.

Menurutnya kegiatan seperti itu merupakan salah satu motivasi besar bagi para ibu-ibu atau perempuan yang mana pada saat ini juga sedang terkena dampak pandemi Covid-19.”Dengan adanya kegiatan seperti ini diharapkan menambah semangat baru bagi ibu-ibu,” kata Rini S. Modouw, kepada wartawan di Sentani, Kamis (21/4).

Dia berharap ajang ini juga bisa dimanfaatkan dengan baik,  terutama untuk lebih memotivasi istri-istri atau perempuan adat dalam menyuarakan pandangan mengisi pembangunan di Tanah Papua,  khususnya di Kabupaten Jayapura.

“Ini suatu hal yang bagus untuk bisa mendorong kemajuan perempuan di adat.  Terutama di Sentani ini kan perempuan lebih banyak di belakang (di dapur).  Dengan semangat Kartini melalui kegiatan ini diharapkan bisa memberi semangat kaum perempuan untuk bisa lebih keluar lagi suara mereka dan saling menyemangati,”jelasnya.

Sementara itu selaku penyelenggara, juga sebagai istri ondofolo, Ineke mengatakan, kegiatan itu dihadiri oleh para istri dari ondofolo di 24 kampung yang ada di sekitar Danau Sentani.”Kami menyelenggarakan kegiatan yang kiranya bisa menyuarakan suara perempuan,” ujarnya.

Pihaknya berharap melalui kegiatan ini, perempuan-perempuan yang hidup di zaman modern seperti saat ini harus bisa lebih mampu dan lebih hebat lagi dari Kartini zaman dulu.

“Kartini pada masanya, dia sudah menyuarakan pemberdayaan perempuan,  pendidikan dan juga nasionalisme.  Seharusnya Kartini yang hidup pada zaman ini harus lebih hebat lagi,” tambahnya. (roy/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *