Tim Cycloop Bongkar Kasus Spesialis Curanmor dan Pencurian Dalam Rumah

Polres Jayapura saat mengamankan tersangka kasus pencurian sepeda motor dan pencurian di dalam rumah di Sentani, Kamis (14/4). (Dok polisi)

SENTANI – Penangkapan pelaku spesialis curanmor dan pencurian di dalam rumah dilakukan tim khusus Cycloop Polres Jayapura,  Kamis (14/4).

Tim khusus Cycloop Polres Jayapura dipimpin langsung Kasat Reskrim Iptu Muhammad Rizka, S.Tk., S.IK berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor dan pencurian yang sering dilakukan di dalam rumah dengan berhasil mengamankan 2 pelaku berinisial YAH (22) dan SW (15) berikut barang bukti 2 unit sepeda motor dan puluhan barang elektronik lainnya.

Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, S.IK., MH melalui Kasat Reskrim Iptu Muhammad Rizka, S.Tk., S.IK saat dikonfirmasi membenarkan pengungkapan kasus pencurian tersebut.

“Kasus pencurian ini berhasil diungkap berdasarkan informasi yang kami peroleh bahwa telah terjadi kasus pencurian di salah satu rumah milik saudara Pius Maturbongs yang berada di BTN Pemda Doyo Baru,” jelasnya dalam keterangan pers yang diterima wartawan, Sabtu (16/4).

Dengan adanya informasi tersebut, tim melakukan penyelidikan dengan mendatangi rumah korban. Korban sendiri diketahui sedang berada di luar kota, sehingga meninggalkan rumah dalam  keadaan kosong. Dibantu tetangganya yang dititipkan kunci tim kemudian membuka pintu rumah dengan seizin pemilik rumah terlebih dahulu dan mendapati barang – barang telah hilang dicuri. Adapun barang – barang yang telah dicuri diantaranya, 1 set mesin pengencang dan pembuat baut, 2 buah gitar, 1 buah gitar listrik, 1 unit TV, 1 set mesin bor, 1 set speaker aktif dan 1 unit keyboard.

Diketahui pemilik rumah sedang diluar kota yaitu sekolah di Jogja, aksi pencurian tersebut dilakukan oleh 3 orang pelaku.

“Dari kejadian pencurian ini kami berhasil mengidentifikasi salah satu pelaku dibawah umur berinisal SW (15), sehingga tim langsung melakukan penangkapan di rumah pelaku. Hasil pemeriksaan SW (15) dia melakukan kasus pencurian ini tidak sendiri namun ada 2 pelaku lagi berinisal YAH (22) dan JM yang berstatus masih pelajar SMA. Berdasarkan pengakuan tersebut YAH (22) kembali berhasil kami tangkap saat berada di dalam rumahnya di BTN Polda Doyo Baru sedangkan JM masih dalam pengejaran kami,”ungkapnya.

Dari kedua pelaku YAH (22) dan SW (15) mereka mengakui beroperasi di wilayah Sentani hingga Doyo dan telah melakukan aksinya berulang – ulang kali, baik pencurian sepeda motor maupun barang – barang berharga yang ada di dalam rumah.

“Selain mengamankan barang bukti yang hilang di rumah korban Pius Maturbongs,  kami juga berhasil mengamankan barang bukti lain, diantaranya 2 unit sepeda motor Honda Beat dan GL Max. Masih banyak barang  – barang bukti elektronik lainnya yang masih dalam penelusuran kami. Mereka mengakui barang – barang curian ini dijual ke masyarakat dengan harga bervariasi dari Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu,”tandasnya. (roy/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *