Paskah Momen Kebangkitan Bagi Generasi Muda Papua

Humas Pemkab Mamteng. Bupati Mamteng Ricky Ham Pagawak saat mengikuti ibadah perayaan Paskah bersama mahasiswa-mahasiswi Papua dan Papua Barat yang tergabung dalam Persekutuan Oikumene Papua dan Papua Barat di Kaliurang Yogyakarta, Minggu (17/4) lalu.

*Bupati RHP Rayakan Paskah Bersama Mahasiswa Papua dan Papua Barat di Yogyakarta

YOGYAKARTA-Walau berada di luar Papua, Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak (RHP) tetap menyempatkan waktu untuk mengikuti perayaan Paskah tahun ini.
Kali ini, Bupati RHP merayakan Paskah bersama mahasiswa-mahasiswi Papua dan Papua Barat yang tergabung dalam Persekutuan Oikumene Papua dan Papua Barat (PMBP) dari kota studi Yogyakarta, Salatiga dan Purwokerto.
Perayaan Paskah yang diikuti ratusan mahasiswa/mahasuswi digelar di kawasan wisata Kaliurang Provinsi Yogyakarta, Minggu (17/4) lalu.
Diawali doa pembukaan oleh Pdt Andreas Pagawak, dengan mengambil tema Yesus Membawa Pemulihan Bagi Generasi Papua, (Lukas : 24 :5-6) dan sub tema Kebangkitan Yesus Memulihkan Generasi Milenial Papua dalam Perkembangan Berbagai Aspek Kehidupan (Petrus 1 – 3).
Dalam ibadah tersebut khotbah dan kesaksian dibawakan Pdt Dominggus Pehan dan disampaikan kepada para mahasiswa yang juga telah mengikuti kegiatan pendalaman iman selama 3 hari 2 malam di Villa Taman Eden 1.
Bupati RHP mengaku mengikuti ibadah perayaan Paskah bersama dengan mahasiswa Papua dan Papua Barat dari beberapa kota studi di Pulau Jawa merupakan kerinduan yang sudah lama.
“Syukur, akhhirnya pada tahun ini bisa terwujud beribadah bersama-sama ade-ade mahasiswa Papua dan Papua Barat di Yogyakarta,” ujarnya dalam rilis yang diterima Cenderawasih Pos, Senin (18/4).
Bupati RHP memberikan apresiasi kepada para mahasiswa yang sudah meluangkan waktu untuk mengikuti persekutuan bahkan menggelar Paskah.
Bupati dua periode ini menuturkan, apa yang sudah dilakukan mahasiswa ini menjadi bagian dalam pembentukan sumber daya manusia dari sisi rohani.
Untuk itu, Bupati RHP berharap, Paskah ini menjadi momen kebangkitan bagi generasi muda Papua untuk mempersiapkan diri menuju masa depan yang baik.
Caranya yakni belajar dengan baik sehingga bisa selesai kuliah tepat waktu dan pulang ke Papua untuk mengabdikan ilmu yang dimiliki dengan berkarya di Papua.
Menurutnya, mahasiswa Papua harus siap dengan kemampuan yang dimiliki agar bisa bersaing dan mampu terserap dalam berbagai bidang pekerjaan baik pemerintah maupun swasta.
Pada kesempatan itu,Bupati RHP memberikan bantuan kasih kepada mahasiswa-mahasiswi.
Salah satu pembina Persekutuan Oikumene Papua dan Papua Barat, Pdt Yosaphat Afaar mengaku bersyukur selama tiga hari para pemuda dan mahasiswa menyambut Paskah dengan mengikuti pembinaan rohani.
Menurutnya, sejarah Persekutuan Oikumene sudah berjalan selama beberapa tahun. Oikumene adalah bentuk persekutuan yang tidak memandang denominasi gereja.
“Kami hanya urus masalah rohani mahasiswa.Ada anak – anak yang nyaris putus kuliah, kami beri motivasi sehingga mereka dapat selesai kuliah dan kembali ke Papua,”ujarnya. (Humas/reis/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *