Paskah Kemenangan Atas Pandemi Covid-19

Pastor Paroki Gembala Baik Abepura RD Barnabas Daryana saat memberikan berkat percikan air suci, dalam pembaharuan janji baptis, pada perayaan Malam Paskah, Sabtu (16/4). (Agung/Cepos)

JAYAPURA-Perayaan Paskah sebagai perayaan kemenangan atas maut, dimana Yesus bangkit dari antara orang mati, disambut penuh sukacita tahun ini. Sebab, perayaan Paskah tahun ini juga menandai kemenangan atas pandemi Covid-19 yang sudah melanda seluruh dunia, termasuk di Jayapura, selama dua tahun terakhir ini.

   “Kita bersyukur dalam perayaan Paskah ini, sebagai tanda kemenangan atas Pandemi Covid-19. Dimana Wali Kota Jayapura sudah mengizinkan kita semua untuk berkumpul, beribadah bersama untuk merayakan paskah malam ini,”ungkap Ignasius Hasim,  mewakili Tim Kerja Paskah dan Dewan Pastoral Paroki Gembala Baik Abepura, usai perayaan Malam Paskah, Sabtu (16/4) malam.

  Diakui bahwa antusias umat katolik Gembala Baik Abepura untuk mengikuti rangkaian ibadah selama pekan suci ini sungguh luar biasa. Ribuan umat, baik orang dewasa, muda-mudi dan anak-anak antusias mengikuti ibadah, mulai dari Minggu Palma, Kamis Putih, Jumat Agung dan Malam Paskah kemarin. “Ribuan umat hadir dalam setiap perayaan ibadah ini,”ujarnya.

  Pihakya juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dari semua pihak, baik seluruh panitia mapun pihak lain yang mendukung kelancaran ibadah ini. Mulai dari aparat Polsek Abepura, Kantor Pos Abepura yang telah mengizinkan areal parkirnya, pramuka Saka Wana Bakti, RAPI dan semua pihak yang mendukung kelancaran jalannya perayaan ibadah selama pekan suci.

  Sementara itu, Pastor Paroki Gembala Baik Abepura RD Barnabas Daryana, dalam homili Malam Paskah mengajak seluruh umat untuk bersyukur, bahwa kebangkitan Yesus sang pembawa terang dunia mampu menghalau kegelapan di dunia ini. “Karena itu, mari kita terus pancarkan Cahaya Kristus yang ada pada diri kita, kepada semua orang di sekitar kita,”ujarnya.

  Diakui banyak gangguan yang dihadapi, namun bila kita tetap berpegang pada pokok cahaya, yaitu Yesus Kristus, maka semua bisa dihadapi. Paskah juga menyadarkan kita umat manusia, bahwa apa yang dibuat oleh Allah adalah untuk mendorong manusia menuju kesempurnaan, dan mencapai keselamatan dalam Dia. “Mari kita tindaklanjuti dalam kehidupan kita, agar cahaya Kristus tidak sia-sia, tetap bermanfaat bagi diri kita dan orang lain,” tandasnya. (tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *