Lagi Khusyuk Tarawih, Jamaah Dikagetkan Suara Ledakan

Petugas PLN yang datang memperbaiki Meteran di Mesjid Al Akham Furia yang sempat meledak, Sabu (16/4). (Ayu/Cepos)

JAYAPURA-Umat muslim yang menjalankan salat tarawih di Mesji Al Akham Furia, tiba-tiba dikejutkan dengan suara ledakan. Seketika para jamaah langsung panic dan berhamburan keluar masjid. Setelah diteliti, sumber ledakan berasal dari meteran listrik yang ada di samping kiri Mesjid tersebut.

   Pengurus keamanan Masjid Al Ahkam, Subair Rumasukun menjelaskan saat kejadian jamaah baru saja melangsungkan salat tarawih satu rakaat menuju rakaat kedua sekitar pukul 20.05 WIT.

  “Tiba-tiba ada suara ledakan keras sekali dan muncul percikan api dari meteran listrik yang berada di sisi kiri Masjid. Para jamaah panik dan berhamburan keluar tanpa sandal,” ujarnya kepada Cenderawasih Pos, Sabtu (16/4).

  Awalnya sebelum terjadi ledakan ini, lampu masjid sempat berkedip-kedip. Beruntung, api yang bersumber dari ledakan tersebut tidak sempat membesar,  karena kesigapan para jamaah dan pengurus. “Api langsung dipadamkan manual dengan air dan juga APAR (alat pemadam api ringan). Api berhasil dipadamkan barulah pemadam dari Brimob datang,” jelasnya.

  Selanjutnya, para pengurus pun sigap memadamkan seluruh kontak lampu dan memutus arus listrik pada gardu PLN yang berada di dekat tower telkomsel yang terletak dipertigaan samping Masjid. “Tidak lama kemudian petugas PLN dengan 1 unit mobil datang untuk melakukan pengecekan, sementara ini mereka masih standby dan untuk perbaikannya kemungkinan baru besok mereka lakukan,” terangnya.

  Sementara itu, pukul 20.35 WIT aliran listrik Masjid Al Ahkam sudah dapat dinyalakan kembali menggunakan genset. “Kami ada satu genset milik masjid, jadi sementara menggunakan alat itu. Itu pun tidak semua lampu dinyalakan,” tandasnya.

  Dari kejadian tersebut tidak ada korban jiwa dan terluka. Kerusakan pun hanya pada meteran listrik saja dan api tidak sempat merambat ke sekitarnya. (Rhy/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *