Tradisi Mandi di Pantai Jelang Puasa

Suasana Pantai Hamadi yang dikunjungi oleh masyarakat, sehari sebelum pelaksanaan ibadah puasa di bulan Ramadan, Sabtu (2/4). (Karel/Cepos)

JAYAPURA-Menjelang bulan Ramadan, bulan puasa, masyarakat muslim memiliki tradisi seperti melakukan ziarah kubur dan mandi di tempat pemandian baik pantai maupu di tempat rekreasi lainnya. Hal ini, nampaknya juga dilakukan sejumlah umat muslim yang ada di Kota Jayapura.
Seperti halnya, masyarakat dari paguyuban Sukoharjo di Kota Jayapura, terlihat juga melakukan traisi mandi di Pantai Hamadi, sehari sebelum pelaksanaan ibadah puasa. Menurut Imam, Ketua Pengurus Mayarakat Sukoharjo, tradisi mandi air laut ini sudah menjadi kebiasaan umat muslim khususnya dari Sukoharjo. Selin itu, sebagai bentuk silahturahmi masyarakat Sukoharjo di Kota Jayapura.
“Kami lakukan tradisi ini dari setiap tahun, tapi selama pandemi tidak ada karena di larang berkumpul,kegiatan ini yang paling oenting kami saling silahturahmi “, tuturnya
Mereka datang ke Pantai Hamadi untuk mandi laut sambil membawa makanan untuk disantap bersama-sama, sebelum esok hari menahan lapar, haus, dan segala macam cobaan hawa nafsu yang bisa membatalkan puasa dan pahala puasa.
Asal mula kebiasaan datang ke pantai, berdasarkan kebiasaan para sesepuh Sukarjo dari sejak tahun 1980-an. Tradisi ini biasanya satu hari menjelang masa puasa. Selain mandi laut, kebiasan masyarakat sukoharjo saat menyambut Bulan Puasa, juga ada datang ke kuburan untuk pembersihan makam leluhur, dengan membawa bekal makanan khas Sukoharjo.
“Kemarin hari jumat kami ke Kuburan di Sentani untuk bersih kubur”, tuturnya.
Sejak pagi, mereka berdatangan ke Pantai Hamadi , dengan semangat dan antusias menyambut masa puasa berbagai kegiatan merka lakukan. “Semoga apa yang kami lakukan hari ini bisa menyambut ramadan tahun ini dengan baik.dan ibadah kami bisa di terima oleh Allah SWT”, imbuhnya. (Cr-267/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *