BTM Diangkat Jadi Panglima Tertinggi

Prosesi Adat Masyarakat Waraney Tanah Toar Lumimuut saat memberikan Penghargaan sebagai Tonaas Wangko (Panglima tertinggi) kepada Dr. Drs. Benhur Tomi Mano, M.M, selaku Wali Kota Jayapura di Gedung Walewangko, Sabtu (2/4). (Karel/Cepos)

Oleh Masyarakat Adat Waraney Tanah Toar Lumiuut di Kota Jayapura
JAYAPURA- Wali Kota Jayapura Dr Benhur Tomi Mano, MM atau yang akrab disapa BTM dinobatkan Sebagai Tonaas Wangko (Panglima tertinggi) oleh Masyarakat Adat Waraney Tanah Toar Lumimuut. Pemberian gelar kehormatan ini dialkuakn oleh Badan Pengurus adat Waraney Tanah Toar Lumimuut saat melantik pengurus Kota Jayapura, Kabupaten Kerom, Distrik Yapsi, di Gedung Walewangko Entrop, Sabtu (2/4).
Walikota Jayapura Benhur Tomi Mano mengaku bangga serta haru karena masyarakat adat Waraney Tanah Toar Lumimuut telah memberikannya penghargaan sebagai panglima tertinggi adat Waraney. Ia mengaku bukan baru pertama bergabung dalam masyarakat Waraney Tanah Toar Lumimuut di Kota Jayapura. Selama dua tahun pertama sebagai wali kota jayapura sudah berbagai macam kegiatan masyarakat Waraney Tanah Toar Lumimuut Kota jayapura yang dihadirinya.
“Atas nama para ondoafi kami menyampaikan terima kasih kepada masyarakat adat Waraney Tanah Toar Lumimuut, yang ada di Kota Jayapura, Kabupaten Keerom ,juga Distrik Yapsi. Saya bukan orang baru bagi orang Kawanua di Kota Jayapura”, imbuhnya
Menurut Benhur Tomi Mano, kontribusi masyarakat adat Waraney Tanah Toar Lumimuut di Kota Jayapura ini luar biasa. Dengan kebersamaan yang solid, mereka mampu membangun gedung megah di atas Tanah Papua. Menurutnya masyarakat lain belum memiliki gedung megah seperti itu. Ini membuktikan bahwa masyarakat Kawanua mampu membangun sebuah organsisai kemasyarakatan dengan baik.
“Saya sebagai anak papua dari Negeri Matahari terbit bangga dengan kekompakan masyarakat waraney tanah toar lumi muut bisa memiliki Gedung semegah ini”, imbuhnya
Wali Kota BTM juga berharap masyarakat Waraney Tanah Toar Lumimuut untuk terus menjaga Negara Kesatuan Repubilk Indonesia, serta mengawal pancasila dan Undang Undang Dasar (UUD) 1945 tetap utuh,
“Saya menjaga Kota Jayapura. Banyak gangguan ormas-ormas yang ingin menolak DOB, menolak Otsus juga minta referendum, tapi dengan kekuatan bersama rakyat Kota Jayapura, kita mampu menjaga kota ini agar tetap utuh,” tuturnya.
Diapun meminta kepada masyarakat Waraney Tanah Toar Lumimuut mampu berkontribusi dengan pemerintah Kota Jayapura dan mengawal kota jayapura sehingga masyaraktnya bisa hidup damai dan nyaman. “Mari kita jaga Kota Jayapura demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,”pungkasnya, (cr-267/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *