Covid-19 Melandai, Penumpang Kapal Tanpa Pengawasan

Aktifitas penumpang saat turun dari Kapal Dobonsolo beberapa waktu lalu. Seiring dengan melandainya kasus Covid-19, tak ada lagi tim pengawasan penumpan kapal atau pemeriksaan swab antigen secara acak bagi para penumpang yang turun di Pelabuhan Jayapura. (Agung/Cepos)

JAYAPURA-Semakin melandainya kasus covid 19 di Kota Jayapura dan melonggarnya aturan pusat terkait penanganan covid 19, maka kini Satgas Covid-19 Kota Jayapura sudah menarik tim untuk pengawasan penumpang kapal. Tidak ada lagi pengawasan yang dilakukan terhadap penupang kapal, termasuk pemeriksaan swab test kepada penumpang.
“Pengawasan di kapal sudah ditarik, jadi cukup pengawasan internal dari KSOP dan tim terpadu disitu. Ada polisinya ada karantinanya, berjalan sebagaimana biasa, jadi Satgas sudah tidak turun tapi dari internal pelabuhan,” ujar AKBP Supraptono S, Sos, Bagian Pendisiplinan Masyarakat dan Penegakan Hukum Satgas Covid 19, kepada Cenderawasih Pos, Jumat (1/4).
Dikatakan Supraptono, secara teknis pengawasannya merupakan tupoksi dari KSOP termasuk kebijakan swab test. “Swab dan tidaknya kurang tahu, bisa ditanyakan ke kesehatan pelabuhan, mereka sudah main tekniknya sendiri. Satgas sudah tidak turun lagi ke situ,” imbuhnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Satgas Covid-19 Kota Jayapura, Ir. Rustan Saru mengatakan para penumpang kapal yang terkonfirmasi positif akan diarahkan untuk isolasi mandiri. “Kita arahkan mereka untuk isolasi mandiri, karena LPMP sudah ditutup. Karena gejala Omicron ini ternyata tidak terlalu parah. Lima hari saja sudah bisa sembuh,” ujarnya.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk sadar vaksinasi agar Kota Jayapura bisa turun ke level 2. “Selain itu, ini juga untuk membentuk kekebalan massal. Agar kalau terinfeksi, dampaknya tidak terlalu parah,” ujarnya. (Rhy/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *