Kebijakan Mudik Lebaran Masih Tunggu Keputusan Satgas Covid

Aktifitas penumpang saat Kapal Dobonsolo, sandar di Pelabuhan Jayapura. (Agung/Cepos)

Whendy R. Imkhotta, S.Sos. (Karel/Cepos)

JAYAPURA-Kepala PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni (Persero)   Cabang Jayapura Whendy  R. Imkhotta, S.,Sos mengaku masih menunggu keputusan dari Satgas  Covid-19 Kota  Jayapura terkait kebijakan mudik lebaran.

  Whendy mengatakan sejak adanya kebijakan pelonggaran mudik oleh Satgas Covid pusat,

Jumlah arus angkutan penumpang masih belum meningkat. “Kami masih belum bisa prediksi ada peningkatan atau tidak, karena dari Satgas Covid Jayapura belum mengeluarakan aturan terkait mudik lebaran,” ungkap Whendy R Imkotta  saat ditemui Cenderawasih Pos, Kamis (31/3).

  Untuk mengantisipasi lonjakan angkutan penumpang menjelang Ramadan, pihak Pelni mengaku akan ada penambahan jumlah kapal penumpang pada bulan puasa tahun ini. Rencananya akan ada tambahan satu kapal penumpang, namun kapasitas penumpang setiap kapal tetap terbatas.

   Saat ini kebijakan keberangkatan keluar masuk Kota Jayapura masih mengikuti kebijakan pemerintah pusat,  yaitu setiap penumpang harus memiliki sertifikat vaksin ketiga/ booster. Apabila tidak memiliki sertifikat vaksin ketiga, maka akan mendaftarkan langsung ke kantor Pelni jayapura,

   “Jadi kalau yang belum vaksin dan mungkin faktor penyakit bawaan, sehingga tidak bisa vaksin, maka harus datang ke kantor Pelni untuk mengurus berkas persyaratan keberangkatan”, tuturnya.

   Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, PT Pelni tetap membatasi jumlah penumpang, yaitu 50-70 persen dari kapasitas kapal. Hal ini tentu dengan didukung adanya vaksin booster, sehingga penyebaran Covid-19 bisa ditekan.

  “Tetap masih dengan kebijakan Satgas Covid, walaupun saat ini jumlah kasus Covid di Jayapura sudah mulai menurun, tapi kami tetap mengacu pada kebijakan lama oleh satgas covid”, imbuhnya.

Begitu juga dengan penerapan protokol kesehatan penumpang di atas kapal, masih menjadi perhatian serius dari pihak Pelni. “Di dalam kapal, kami sudah siapkan petugas kesehatan serta penggunaan masker, cuci tangan serta screening sebelum masuk kapal. Ini  masih menjadi perhatian utama bagi petugas kapal. Namun melihat antusias masyarakat saat ini sungguh luar biasa”, imbuhnya

  Pihaknya berharap masyarakat, khususnya penumpang kapal Pelni untuk terus mengindahkan anjuran pemerintah agar pandemi ini terus menggenjot dan aktifitas pun kembali seperti sedia kala. (Cr-267/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *