Galian Liar Akibatkan Banyak Pipa PDAM Bocor

Galian liar yang mengakibatkan banyaknya pipa PDAM bocor di daerah Dok-V atas. (Ginting/Cepos)

-Kepolisian Diminta Tindak Tegas

JAYAPURA-Akibat banyaknya galian liar yang dilakukan pada malam hari oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab di daerah Dok V atas mengakibatkan gangguan pelayanan PDAM Jayapura. Dimana akibat tangan-tangan tak bertanggungjawab tersebut pipa milik PDAM banyak yang bocor sehingga pelayanan kepada masyarakat terganggu.
Berdasarkan pantauan Cenderawasih Pos hampir setiap malamnya banyak orang yang melakukan galian liar ini. Galian liar ini terlihat sepanjang jalan mulai dari Dok II Jayapura hingga Stadian Mandala Jayapura.
“Kami sangat menyesalkan banyaknya penggalian secara ilegal di beberapa ruas jalan diwilayah Jayapura Utara, kami Minggu ini menemukan beberapa titik penggalian yang terjadi mulai didepan Kodim 1701/Jayapura hingga ke arah Dok V,”Ungkap Dirut PDAM Jayapura Dr.H.Entis Sutisna, SE.,MM kepada Cenderawasih Pos, Kamis (30/3)
Dari galian liar tersebut mengakibatkan ada 12 titik kebocoran yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggungjawab. Menurtnya penggalian tersebut dilakukan secara masif dibeberapa titik dan bahkan ada juga galian dari daerah Dok-V hingga Angkasa.
“Saya mensinyalir ini adalah oknum-oknum yang melakukan galian untuk mengambil galian bekas kabel yang dalamnya ada semacam tembaga yang bisa dijual sehingga mereka melakukan penggalian. Namun disisi lain mereka melakukan penggalian asal gali,”katanya.
Entis mengaku warna pipa PDAM hampir sama warna dengan kabel Telkom sehingga banyak pipa PDAM yang dilubangi sehingga mengakibatkan banyak kebocoran.
“Kami sudah melakukan laporan ke Polresta Jayapura, Kapolsek Jayapura Utara dan mudah-mudahan kepada warga masyarakat yang melihat aktivitas malam hari untuk membantu kami melaporkan ke Kepolisian. Karena ini sangat mengganggu pelayanan kami kepada masyarakat karena akibat kebocoran ini aliran air akan terganggu dan membutuhkan waktu perbaikan juga. Saya harap ada tindakan dari Kepolisian karena ini jelas melakukan perusakan terhadap infrastruktur air bersih,”Pungkansya.(gin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *