Ada Demo, Pelaku Usaha Pilih Tutup

Tampak warga saat keluar rumah membeli sayur yang berada di depan Toko Mekar Sari Entrop, Selasa (8/3) sore kemarin. Sebagian toko/tempat usaha yang dekat aksi demo banyak yang memilih tutup, dan baru buka setelah demo selesai. (Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Demo  penolakan Daerah Otonomi Baru (DOB) yang dilakukan sekelompok masyarakat dan mahasiswa, di depan Kampus Uncen Abepura dan Perumnas Waena Selasa (8/3) kemarin mendapatkan pengawalan ketat oleh personel TNI-Polri agar jangan sampai  timbul kerusuhan seperti tahun 2019 lalu.

   Meski demo ini sudah diantisipasi ketat oleh aparat, namun tetap juga membuat was-was para masyarakat dan pelaku usaha yang berada di daerah Perumnas 2 Waena maupun Abepura. Adanya aksi demo tersebut cukup banyak pertokoan dan aktivitas masyarakat terlihat lengang atau berkurang, karena banyak yang lebih menutup kios dan tidak  keluar rumah terutama saat massa bergerak di jalanan.

   Setelah demo berhasil dibubarkan sekira pukul 14.00 WIT aktivitas masyarakat pelaku usaha sudah kembali normal.  Yanto selaku penjual Soto di Entrop mengakui, adanya aksi demo ia tetap was-was dan tetap hati-hati. Namun karena pusat demo ada di daerah Perumnas 2 Waena dan Abepura, dan tidak jadi menuju Kantor DPRP,  maka ia tetap jualan. Namun untuk temannya yang berjualan di  daerah tersebut diinfokan untuk tutup sementara karena takut jika terjadi kerusuhan.

   “Kalau saya jualan soto di Entrop memang buka, tapi teman saya di Perumnas memang tutup karena memang tempat jualannya dekat dengan daerah orang demo,”ungkapnya, Selasa (8/3) kemarin.

   Yanto mengaku, adanya aksi demo telah ditangani pihak aparat dengan maksimal, hingga tidak ada kerusuhan yang begitu fatal tentu ini sangat luar biasa. Diharapkan Kota Jayapura bisa terus terjaga Kamtibmasnya, supaya perekonomian juga terus meningkat. Apalagi di masa pandemi seperti ini perputaran ekonomi juga sulit, jika ditambah ada aksi demo demo tentu perekonomian akan semakin turun.

    Hal Senada juga dikatakan Risal penjual bakso kelilimg di Abepura dan Entrop ia mengaku, adanya aksi demo memang berpengaruh terhadap aktivitas warga yang keluar dari rumah termasuk pelaku usaha. Ia mengaku dalam keliling berjualan bakso di daerah Abepura hingga entrop nampak jalan terlihat sepi, ditambah lagi adanya hujan yang cukup lama.  Hal ini membuat aktivitas warga dan pelaku usaha juga tidak berjalan maksimal.

   Sementara itu, adanya aksi demo yang dilakukan di daerah Abepura dan Perumnas III Waena hal ini tidak berpengaruh terhadap aktivitas warga dan pelaku usaha khususnya di daerah entrop hingga kota Jayapura,  karena dari segi jarak juga cukup jauh dari pusat aksi demo.

  Hanya saja adanya hujan deras yang begitu lama mengguyur Kota Jayapura menyebabkan aktivitas warga juga kurang maksimal untuk  keluar rumah. Setelah hujan reda, sore harinya aktivitas warga sudah mulai banyak yang keluar rumah ada yang berbelanja di toko dan supermarket ada juga yang membeli sayur yang mangkal di depan toko Mekarsari ,Entrop maupun di supermarket jaya mart Kelapa Dua Entrop.(dil/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *