Berharap Masalah Banjir, Sampah dan Kebakaran Bisa Teratasi

Pada HUT-112, Kota Jayapura sudah jauh berkembang. Namun di satu sisi masih ada sejumlah permasalahan yang harus diseriusi. Tampak pemukiman padat di lereng-lereng bukit di Kota Jayapura. (Agung/Cepos)

JAYAPURA– Momen HUT Ke-112 Kota Jayapura tepat pada hari Senin (7/3) kemarin, menjadi momen yang sangat luar biasa.  Dari HUT ini, pendapat warga dan pelaku usaha di Kota Jayapura inginkan adalah Kota Jayapura bisa menjadi kota yang semakin maju rakyatnya Sejahtera tetap menjaga kerukunan antar umat beragama dan pastinya selalu aman.

   Siti dan Taher salah satu warga Entrop mengakui, Kota Jayapura usianya sudah 112 tahun tentunya berbagai kemajuan harus terus dirasakan masyarakat, mulai dari perekonomian, kesejahteraan, kemajuan dan Kamtibmas tetap selalu terjaga.

   “Harapan kami dengan HUT ke-112 Kota Jayapura tentunya kota Jayapura semakin maju semakin Mandiri semakin masyarakatnya sejahtera dan tentunya tingkat keamanan   tetap selalu terjaga dengan baik, karena dengan aman dan nyaman masyarakat yang tinggal akan semakin nyaman dan mencintai Kota Jayapura,” ujarnya, kemarin.

   Siti dan Taher mengungkapkan, masyarakat yang tinggal di Jayapura  sekarang sudah banyak jumlah penduduknya terus meningkat, pemerintah juga diharapkan bisa mengatur tata ruang dimana penduduk tinggal. Apalagi saat ini masalah banjir, kebakaran dan masalah sampah masih menjadi momok bagi masyarakat.

   Oleh karena itu, harapan lain selain Kota Jayapura tetap aman, nyaman, menjadi kota yang maju, tapi dipikirkan juga masalah penanganan banjir, sampah dan kebakaran, harus bisa diatasi dengan baik setidaknya jika ini dilakukan dalam hal pembangunan akan lebih baik lagi.

   Pasalnya, jika terus membangun, namun tiba tiba terjadi banjir, kebakaran tentu akan hancur lagi kota ini dan masalah sampah yang masih banyak di beberapa titik di Kota Jayapura harus ada ketegasan dari pemerintah.

   Sementara itu, Makmur penjual sembako di pasar sentral Hamadi,  pada HUT ke-112 Kota Jayapura ini, ia  hanya minta bagaimana ia bisa berjualan dengan nyaman, aman dan pengunjung di pasar juga banyak.

   Pasalnya, saat ini dengan kemajuan Kota Jayapura banyak ritel modern yang hadir membuat masyarakat beralih belanja di ritel modern tentu hal ini akan mengurangi pemasukan para pelaku usaha di pasar tradisional. Oleh karena itu, walaupun Kota Jayapura semakin maju, namun juga dilihat dan ada kebijakan kepada ritel modern yang kini banyak hadir di Kota Jayapura.

   Dengan demikian, pelaku usaha lokal agar bisa tetap eksis dan membantu perputaran ekonomi bagi masyarakat Kota Jayapura.

  Sekedar diketahui, momen HUT Ke-112 Kota Jayapura antusias pelaku usaha dalam berpartisipasi memasang spanduk dan baliho memang telah dilakukan, namun dengan adanya pandemi memang tidak banyak  yang memasang spanduk dan baliho tersebut. Hal ini terlihat dari beberapa toko yang ada di Kota Jayapura belum memasang spanduk dan baliho ucapan.(dil/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *