Terkendala Jalan, Fungsi TPA Waibron Belum Maksimal

Tumpukan sampah di tempat pembuangan sampah sementara di Waibhu, Kabupaten Jayapura, Jumat (28/1). (Robert Mboik Cepos)

SENTANI– Tempat Pembuangan Akhir Sampah yang ada di Waibron, Distrik Sentani Barat Kabupaten Jayapura hingga saat ini belum dimaksimalkan untuk difungsikan, sehingga   pembuangan sampah dari wilayah Kota Sentani masih terpusat di tempat pembuangan sampah sementara (TPS) yang ada di Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura.

Kepala Bidang kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jayapura,  Saverius Manangsang mengatakan,  tidak maksimalnya pemanfaatan tempat pembuangan sampah akhir di Waibron, disebabkan kondisi jalan menuju tempat pembuangan sampah yang dianggap rawan untuk dilalui kendaraan.

“Sementara terkendala oleh akses jalan.  Dari gereja sampai di alang-alang panjang itu sudah bagus tetapi masih ada 1,9 km yang perlu di cutting lagi.  Karena tanjakannya terlalu curam sehingga kendaraan masih susah mendaki,”kata Saverius Manangsang ketika dikonfirmasi wartawan di Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jayapura, Jumat (28/1) kemarin.

Lanjutnya, apabila pekerjaan jalan itu sudah selesai dan bisa dilalui kendaraan truk pengangkut sampah,  maka nantinya sampah-sampah yang ada di tempat pembuangan sementara di Waibhu akan dipindahkan ke TPA tersebut.

Untuk TPS  di Distrik Waibu akan dijadikan sebagai tempat pengelolaan sampah atau pemilahan sampah yang berasal dari aktivitas masyarakat ada di wilayah Kota Sentani.

“Jadi kita akan jadikan tempat itu sebagai tempat pemilahan sampah yang ada di wilayah Kota Sentani,”ujarnya.

Nantinya sampah-sampah sudah diolah atau residu itu akan dikirim ke tempat pembuangan sampah akhir di distrik Sentani Barat.  Pemilahan sementara ini masih mengandalkan bank sampah yang dimiliki oleh pemerintah yang ada di Komba dan saat ini juga sudah mulai melakukan pengiriman ke Surabaya.

Dia mengatakan,  masalah cutting jalan ini sudah disampaikan ke Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Jayapura.  Pihaknya hanya menunggu penyelesaian pekerjaan jalan tersebut, sehingga kendaraan bisa melalui jalan itu.(roy/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *