Diduga Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Median Jalan

Kondisi truk tronton bermuatan sabun sekitar 5 ton yang mengalami kecelakaan tunggal di jalan utama kota Sentani Kabupaten Jayapura, Selasa (1/3). (Robert Mboik Cepos)

SENTANI-Kasus kecelakan maut di Balikpapan yang melibatkan truk tronton nyaris terulang di Sentani. Beruntung sang Sopir bisa menghentikan laju truknya dengan menabrakkan truk pada tiang listrik dan median jalan yang ada di dekat pertigaan lampu merah Bandara Sentani, Selasa (1/3).
Berdasarkan keterangan dari sopir truk tersebut, Antonio Boseren (31), truk tronton bermuatan sabun sekitar 5 ton hendak menuju ke gudang kargo yang terletak di sekitar kawasan Bandar Udara Sentani. Namun, saat melintas di jalan utama kota Sentani, dari arah Waena menuju Sentani, tepatnya di depan masjid Al Aqsa Sentani, sopir sudah merasakan rem truk itu tidak berfungsi dengan baik atau blong.
Di saat itu dia tidak panik dan berusaha untuk menghindari beberapa kendaraan yang melintas di jalan yang sama. “Saya sudah merasakan rem ini tidak berfungsi dari depan Masjid Al-aqsa Sentani itu. Saya sudah klakson-klakson panjang dari sana supaya orang menghindar,”jelasnya saat ditemui Cenderawasih Pos di tempat kejadian perkara tepatnya di lampu merah Jalan Bandar Udara Sentani, Selasa (1/3).
Dia mengatakan di saat yang sama, 4 orang lainnya yang ikut di dalam truk tersebut juga ikut memberikan isyarat kepada para pengguna jalan lain untuk menghindar dari jalur yang dilalui truk tersebut.
“Sebelum kejadian ini, teman saya yang ikut di dalam truk juga ikut menahan beberapa kendaraan yang ada di depan dan mereka teriak supaya menghindar,” ujarnya.
Sesaat sebelum kejadian itu, sopir truk tronton mengaku berusaha untuk mencari tempat yang tepat untuk menghentikan secara paksa mobil itu. Kata dia, satu satunya cara yang pas adalah dengan menabrakkan badan truk ke pembatas median jalan dan juga tiang lampu jalan yang ada di jalan dekat lampu merah Bandar Udara Sentani. Menurutnya, upaya itu dilakukannya dengan sengaja supaya menghindari antrean kendaraan di depan lampu merah jalan bandara Sentani itu.
“Saya sengaja menabrakan truk ini ke pembatas jalan supaya dia berhenti. Karena di depan ada antrean kendaraan banyak yang tunggu lampu hijau. Kalau tidak pasti saya menabrak mereka,” ungkapnya.
Hal ini juga dibenarkan oleh salah satu karyawan SPBU Sentani yang tidak mau disebutkan namanya. Dia mengatakan, sebelum kejadian itu, truk sempat membunyikan bel panjang dari arah masjid Al Aqsa Sentani sebelum akhirnya menabrak pembatas jalan.
Pantauan media ini, kerusakan parah terjadi pada pembatas jalan, setidaknya 10 sampai 12 meter pembatas jalan itu dalam kondisi hancur. Sementara itu, satu tiang lampu jalan ambruk dan hancur usai ditabrak truk tersebut. (roy/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *