Wabup: Jangan Persulit Orang yang Butuh Pelayanan

Wakil bupati Merauke H. Riduwan, S.Sos, M.Pd saat menyalami para pejabat yang dilantik di Auditorium Kantor Bupati Merauke, Rabu (23/2). (Sulo/cepos)

MERAUKE- Setelah melantik 78 pejabat eselon III dan IV di 4 OPD yakni Badan Keuangan, Badan Kepegawaian, Inspektorat dan Dinas Pertanian pada Sabtu (19/2), giliran 38 pejabat eselon III dan IV di Dinas Kesehatan, RSUD Merauke, Bagian Umum dan Bagian Pemerintahan Setda Kabupaten Merauke dilantik oleh Wakil Bupati Merauke H. Riduwan, S.Sos, M.Pd atas nama bupati Merauke, di Auditorium Kantor Bupati Merauke, Rabu (23/2).
Untuk pelantikan ini tentunya ada pejabat yang bergeser, ada yang jabatannya naik dari staf menjadi pejabat struktural. Untuk Direktur RSUD Merauke yang masuk pejabat eselon IIIa yang sebelumnya dijabat dr. Yenny Mahuze digantikan oleh dr Ignatius Geri Mario. Sementara itu, di jajaran Sekertariat Daerah Kabupaten Merauke baru 2 bagian yang dilakukan pelantikan yakni bagian umum dan bagian pemerintahan.
Untuk Bagian Umum yang sebelumnya dijabat Wister Hutapea, S.STP tetap dipertahankan dan dipercaya kembali menjabat sebagai Kabag Umum. Sementara Kabag Pemerintahan, dilantik Kristian Ndiken, S.STP yang 2 tahun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Distrik Merauke. Wakil Bupati Merauke H. Riduwan, saat pelantikan tersebut mengungkapkan, pergeseran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Merauke merupakan hal biasa dalam rangka penyegaran, maju, profesional dan bersemangat, sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.
‘’Jangan beranggapan bermacam-macam. Oleh karena itu, saya mengharapkan, kiranya tugas dan tanggung jawab yang diberikan saudara-saudara ini diterima dengan ikhlas, penuh tanggungjawab. Fokus dan serius melaksanakan tugas kita masing-masing,’’ kata Wabup Riduwan. Dengan pelantikan ini pula, Wabup Riduwan berharap akan banyak terobosan dan kemajuan di bidang masing-masing. ‘’Kita harus banyak berpikir bagaimana supaya pelayanan kita kepada masyarakat betul-betul efektif dan efesien. Tidak berbelit-belit dan mempersulit orang yang membutuhkan pelayanan kita semua,’’katanya. Dikatakan, bahwa harus disiplin dan bagaimana mendisiplikan orang jika diri sendiri tidak disiplin. Karena itu, sebagai pejabat harus selalu memberikan contoh dan keteladanan di kepada bawahan. ‘’Saya juga berharap selain kita disiplin waktu, juga disiplin dalam manajemen administrasi. Disiplin dalam penengakan hukum. Dan saya percaya saudara-saudara semua mampu. Tinggal keseriusan dari bapak ibu saudara semua,’’tandasnya. (ulo/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *