Kapal dan Penumpang Dibatasi

KM Labobar saat sandar di Pelabuhan Jayapura, beberapa hari lalu. (Priyadi/Cepos)

Tidak Dapat Tiket, Warga Diminta Bersabar
JAYAPURA- General Manager PT Pelni Cabang Jayapura Wendhy mengakut tidak ada masalah terkait adanya penyesuaian kapal Pelni yang masuk di pelabuhan Jayapura. Sebab, ini sudah menjadi keputusan Kemenhub dan permintaan dari Pemerintah Kota Jayapura dalam memutus mata rantai penyebaran Covid 19 di klaster penumpang kapal Pelni yang tiba dari luar Papua.
Wendhy mengakui, dampaknya bagi penumpang yang naik dan turun bisa terjadi, tergantung dari animo masyarakat yang ingin bepergian dalam kondisi pandemi. “Jadi bagi pelanggan yang ingin bepergian tetap memenuhi standar Prokes dan syarat perjalanan yang ditetapkan pemerintah dan maskapai pelayaran,” ungkapnya, Rabu (23/2) kemarin.
Menurutnya, dengan keputusan Pemkot Jayapura. PT Pelni menyikapinya dengan berkoordinasi dengan Kemenhub sebagai regulasi untuk dapat mengurangi kegiatan operasi kapal ke Jayapura menyesuaikan permintaan Pemkot.
Walaupun demikian, animo masyarakat dalam menggunakan kapal Pelni saat kepergian masih bagus. Sebab, harga tiket pelni sangat murah dan terjangkau, sehingga masih menjadi pilihan masyarakat Papua.
Adanya pandemi Covid-19, memang tetap menjadi perhatian masyarakat dalam berpergian. Walaupun saat ini ada penyesuaian kapal yang masuk di pelabuhan Jayapura, tentu masyarakat yang akan berpergian pasti memperhitungkan, apalagi saat ini tidak ada momen hari besar keagamaan sehingga tidak berdampak terlalu signifikan.
“Kami tetap melakukan pembatasan 50% dari kapasitas angkut dan jika yang tidak kebagian tiket mohon bersabar dan tunda perjalanannya ke jadwal berikutnya,”jelasnya. (dil/tri)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *