Tak Hadir Saat Piket, Laporkan!

Kasi Propam, Ipda Arman bersama anggotanya ketika mengecek jumlah dan kondisi senjata api di Polsek Muara Tami dan Polsubsektor Skouw-Wutung Perbatasan RI-PNG, Sabtu (19/2) pekan kemarin. (Humas for Cepos)

JAYAPURA-Polisi jajaran Polresta Jayapura Kota yang berada di distrik – distrik Sabtu (19/2) kemarin mendapat inspeksi mendadak (Sidak) Sie Propam Polresta. Pihak propam ingin memastikan jika meski jauh dari Mako, namun tugas dan tanggungjawab tetap dijalankan.    

   Apalagi khusus di daerah perbatasan wajib selalu stand by, karena menjadi satu wilayah krusial dua bangsa. Ini dilakukan Kasi Propam Polresta Jayapura Kota Ipda Arman, S.H saat menyidak Polsek Muara Tami dan Polsubsektor Skouw-Wutung Perbatasan RI-PNG pekan kemarin.

Ipda Arman memulai dengan melakukan pengecekan personel dan inventaris senjata api di Polsek Muara Tami kemudian dilanjutkan ke Polsubsektor Skouw-Wutung Perbatasan RI-PNG.

   Arman menjelaskan bahwa pelaksanaan pemeriksaan dan pengawasan yang dilakukan merupakan bentuk penerapan dan pemeliharaan kedisiplinan personel dalam pelaksanaan tugas melayani masyarakat. Masyarakat ketika datang membuat pengaduan atau laporan tentu berharap ia ditemui oleh anggota di pos jaga dan juga berharap laporan mereka bisa segera ditindaklanjuti.

   Nah jangan sampai kejadian saat dibutuhkan masih saling mencari, saling menunggu. Ia tak mau seperti itu.  “Kami tegaskan kepada Kanit Provos agar dapat memperhatikan kehadiran personel dalam pelaksanaan tugas setiap harinya, bila terjadi kealpaan atau tanpa keterangan agar ditindaklanjuti untuk dilaporkan kepada pimpinan bukan ditutupi,” ucap Kasi Propam, Ipda Arman dalam rilis yang dikirim Humas Polresta, Sabtu (19/2).

    Menurutnya, personel harus siap dan sedia dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, baik dalam melayani maupun saat mengambil langkah-langkah kepolisian yang diperlukan dalam menyikapi situasi yang dapat mengganggu kelancaran Kamtibmas.

   “Kami juga menegaskan agar setiap personel dapat memperhatikan pengamanan dan penggunaan senjata api dengan menimbang tindakan yang akan diambil saat hendak menggunakannya dengan tetap mengutamakan prosedur penggunaannya sesuai aturan yang berlaku,” jelasnya.

   Hal ini perlu diperhatikan agar tak terjadi bentuk pelanggaran penyalahgunaan senjata api yang sangat sensitif untuk disorot oleh publik. “Sekali lagi jika ada yang tidak tertib, tak piket, laporkan saja, lalu  penggunaan senjata juga harus diawasi,” tutupnya.(ade/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *