GIDI akan Terus Beritakan Injil Sampai ke Pelosok-pelosok

Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli, SH, Wakil Bupati Esau Miran, SIP, tokoh  agama dan unsur Forkopimda saat foto bersama di sela-sela perayaan HUT GIDI yang ke-59, di Jemaat GIDI Evanhastia, Sabtu (12/2).

YAHUKIMO- Umat GIDI Wilayah Yahukimo dengan sembilan klasis yang tersebar di wilayah Yahukimo merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) GIDI yang ke-59, Sabtu, (12/2). Kegiatan itu dipusatkn di Jemaat GIDI Evanhastia, di bawah sorotan tema ‘Penginjilan Belum Selesai’, yang diangkat dari Kitab Injil (Kisah Para Rasul 1:8), dengan Sub Tema: Melalui Ibadah HUT ke-59 ini, Kita Menjalin Hubungan Kasih Persaudaraan dalam Kristus.

HUT GIDI ke-59 tahun di Yahukimo dihadiri oleh BPP Sinode GIDI, diantaranya Pdt. Johni Wenda yang juga sebagai pembicara atau Pemberita Firman Tuhan pada acara HUT ke-59 tahun di Kabupaten Yahukimo tersebut.

Dalam penyampaian Firman Tuhan yang diangkat dari Injil Kisah Para Rasul  1 ayat 8, demikian Firman Tuhan; “Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi”.  Ini merupakan mandat dari Tuhan Yesus, kepada setiap orang percaya, juga kepada umat GIDI yang ada di Papua, sehingga ini merupakan dasar dari pelayanan penginjilan yang dilakukan oleh Sinode GIDI dalam menjangkau setiap individu bahkan golongan, ras, suku bangsa dan bahasa yang tersebar di pelosok-pelosok pedalaman Papua, bahkan sampai kepada pelayanan Penginjilan Manca Negara, atau Penginjilan ke luar Negeri.

Dalam penyampaian Firman Tuhan tersebut, dirinya juga mengajak kepada umat GIDI untuk terus memberitakan Injil seperti yang diamanatkan Tuhan Yesus kepada setiap orang percaya dan juga umat GIDI yang didasari dari “Injil Matius 28 ayat 19 demikian Firman Tuhan: Karena itu  pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,

Dengan mandat tersebut di atas bahwa umat GIDI pada masa ini diajak untuk kembali kepada Firman Tuhan.

Ketua Wilayah GIDI Yahukimo EV. Menas Mirin dalam sambutannya mengatakan, HUT GIDI ke-59 bukan merupakan HUT Wilayah GIDI Yahukimo, namun merupakan HUT organisasi GIDI secara umum, bukan lahirnya gereja GIDI. Kalau lahirnya gereja GIDI menurut Menas Mirin sudah memasuki usia 80 tahun atau bahkan lebih, artinya Gereja GIDI sudah memasuki usia lanjut.

Menurut Ketua Wayah GIDI Yahukimo, “EV. Menas Mirin bahwa gereja perlu memaknai sesuai dengan sifat gereja ini yaitu Injili artinya gereja ini berdiri di atas Injil, melakukan Injil, dan dibangun di atas Injil, sehingga Injil itu terus berdiri kokoh dan menjadi prioritas untuk memberitakan Injil itu sendiri, sehingga orang yang belum mendengar Injil akan dengar dan menerima keselamatan secara pribadi dalam hidupnya.

“Kami GIDi Wilayah Yahukimo sudah ambil bagian dalam pemberitaan Injil ini, dalam mendukung penginjilan yang dilakukan di seluruh pelosok Papua, di seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke, bahkan bukan hanya di Indonesia saja tapi juga di luar negeri seperti di Papua New Guinea, Uganda, Afrika, Inggris, Belanda, Pakistan yang mayoritas Muslim,”bebernya.

Pihaknya akan terus memberitakan Injil, itulah harapan dan visi ke depan dari Gereja Injili di Indonesia, yang terus mendapat dukungan dari jemaat-jemaat melalui doa, aana dan daya (3D).

Perayaan HUT GIDI,  dihadiri oleh Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli, SH, Wakil Bupati Esau Miran, SIP dan unsur-unsur Forkopimda.

Bupati Yahukimo Didimus Yahuli mereview kembali bagaimana pada masa kegelapan para penguasa bumi saat itu hanya melihat langit ke atas dan gunung di samping kiri kanan, yang artinya manusia pada masa itu masih hidup dalam kegelapan, namun terang yang ajaib telah datang dan menerangi hidup manusia. (Humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *