Dinkes Diminta Segera Sosialisasikan Imunisasi Campak dan Rubella

Sekda Jayawijaya, Thony M Mayor , SPD, MM. (Denny/ Cepos)

WAMENA — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jayawijaya, Thony M Mayor , SPD, MM meminta kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) segera melakukan sosialisasi Imunisasi Campak dan Rubella yang akan dimulai pada Maret nanti, sebab banyak warga yang menganggap jika imunisasi tersebut adalah vaksin Covid -19, sehingga perlu diperkenalkan kepada warga agar anak —anaknya bisa mengikuti imunisasi ini.

“ Sosialisasi imunisasi ini harus segera dilakukan kepada masyarakat agar mereka bisa paham bahwa ini untuk mencegah penyakit Campak dan Rubella, imunisasi ini bukan Covid-19 yang akan dilakukan kepada anak-anak,”ungkapnya, Sabtu (12/2), kemarin.

Sekda meminta agar sosialisasi imunisasi Campak dan Rubella ini harus dilakukan sedini mungkin agar pada saat pelaksanaan nanti tidak ada masalah dalam masyarakat, sebab saat ini masyarakat mengira jika imunisasi ini adalah vaksin Covid -19.

“Kita lihat, memang masih banyak warga kita yang menolak vaksin Covid -19, masih banyak juga orang tua yang tidak mau anaknya divaksin,  oleh karena itu, Dinas Kesehatan harus perkenalkan imunisasi ini terlebih dahulu,”beber Thonny Mayor.

Menurutnya, imunisasi Campak dan Rubella ini sudah pernah dilakukan di Wamena sebelum adanya pandemi Covid -19,  imunisasi ini hanya ditujukan kepada anak-anak 6-11 tahun, pihaknya tidak ingin dalam pelaksanaannya nanti mendapat penolakan dari masyarakat hanya karena salah paham.

Mengenai pelaksanaan imunisasi Campak dan Rubella , kata Sekda, pihaknya telah melakukan rapat dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan, sehingga untuk penyampaian kepada masyarakat, Dinas Kesehatan tidak sendirian, tapi juga dibantu oleh Dinas Pendidikan.

Secara terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya, dr. Willy E. Mambieuw, SpB menyatakan, pihaknya akan membuat jadwal dan menyerahkan kepada dinas pendidikan agar dilanjutkan ke sekolah —sekolah , sebab paling tidak sebelum petugasnya turun ke lapangan, sudah ada penyampaian kepada siswa dan orang tua.

“Kami sementara menyusun jadwal untuk kami serahkan kepada teman —teman dinas pendidikan guna melanjutkan ke sekolah —sekolah yang ada di Jayawijaya,”pungksnya.(jo/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *