Pemain Persipura Jaya Pura Yevhen Bokhashvili memprotes keputusan wasit saat pertandingan melawan Persita di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (28/8/2022). Pertandingan tersebut dimenangkan oleh Persita dengan skor akhir 2-1. FOTO: SALMAN TOYIBI/JAWA POS

*Finishing Masih jadi Problem

JAYAPURA – Hingga pekan ke-24, Persipura Jayapura belum bisa tampil konsisten sehingga masih menempatkan tim kebanggaan masyarakat Papua itu pada peringkat 15 dengan mengoleksi 22 poin dari hasil 5 kali menang, 7 kali seri dan 11 kali menelan kekalahan.

Tim yang berjuluk Mutiara Hitam itu menjadi tim kedua yang memiliki produktivitas gol paling sedikit. Persipura hingga saat ini. baru melesakkan 19 gol. Catatan tersebut terbilang cukup memprihatinkan bagi tim sekelas Persipura, mengingat pemain Persipura selama ini selalu menghiasi perburuan gelar top skor.

Bahkan 19 gol yang diciptakan oleh Persipura saat ini nyaris sejajar dengan gol yang sudah diciptakan oleh striker Bali United Ilija Spasojevic yang sudah mengoleksi 16 gol. Ia pun kini menjadi top skor sementara Liga 1.

Persipura juga belum bisa memenangkan pertandingan di atas dua gol. Kemenangan terbesar panji Merah Hitam hingga kini saat mengalahkan Persiraja Banda Aceh 2-1, Persija Jakarta  2-1, Persikabo 2-1, PSIS Semarang 2-1 dan menang 2-0 atas Persebaya Surabaya.

Tentu ini membuktikan bahwa lini depan Persipura belum begitu tajam. Bahkan top skor sementara Persipura Feri Pahabol baru bisa menciptakan 6 gol, kemudian disusul oleh Yevhen Bokhashvili dengan 4 gol.

Padahal secara kualitas pemain, Persipura memiliki deretan penyerang jempolan seperti Yevhen yang pernah melesakkan 17 gol ketika masih bersama PSS Sleman. Ada juga Feri Pahabol yang memiliki naluri gol tinggi serta mendatangkan top skor PON XX Ricky Cawor dan ada Gunansar Mandowen. Persipura juga ditopang beberapa gelandang energik seperti Ramiro Fergonzi, Takuya Matsunaga dan Hedipo Gustavo.

Allenatore Persipura, Angel Alfredo Vera mengaku pemain depannya sudah tampil baik dengan menciptakan beberapa peluang emas. Hanya saja mereka belum bisa memaksimal dengan baik setiap peluang yang mereka miliki.

“Saya tidak bisa bilang kita tidak bagus, kita selalu main dan punya banyak peluang cuma belum bisa cetak gol, kalau mau bilang tidak bagus saya tidak bisa jawab,” ungkap Alfredo kepada awak media dalam zoom post match press conference Persipura Vs Persik, Kamis (10/2) lalu.

Pelatih asal Argentina itu juga menuturkan jika penyelesaian akhir alias finishing memang masih menjadi masalah dalam timnya. Sehingga ia berharap pada pertandingan berikutnya, para pemainnya bisa menemukan ketajaman mereka. (eri/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *