48 Penumpang Dinyatakan Positif

Sejumlah penumpang KM Sinabung yang baru turun dari kapal, diarahkan untuk pemeriksaan swab antigen oleh Tim Satgas Penanangan Covid-19 Kota Jayapura, Kamis (10/2). Dimana didapati 48 penumpang reaktif covid-19. (Gamel/Cepos)

JAYAPURA – Hasil sweeping dari para penumpang KM Sinabung yang turun di Pelabuhan Jayapura pada Kamis (10/2) didapati sebanyak 48 penumpang kapal dinyatakan reaktif covid. Jumlah ini menambah panjang penumpang covid yang masuk ke Jayapura dimana pada kapal sebelumnya juga ditemukan penumpang covid.

   Saat sandar di Pelabuhan Jayapura kemarin, tercatat  ada 656 penumpang  dimana sebanyak 388 berasal dari dalam Papua dan 268 dari luar Papua. Sweeping tersebut dipimpin langsung Wakapolres Jayapura Kota, AKBP Supraptono dengan melibatkan tim Satgas Covid Dinkes Kota Jayapura dan KKP pelabuhan.

    “Ada 48 yang ternyata positif dan mereka langsung kami lanjutkan dengan tes PCR,”  kata Rachma Sibi, koordinator penanganan covid dan antigen Dinkes Kota Jayapura, Kamis (10/2).

   Rachma menyebut bahwa setiap kapal yang masuk memang dilakukan pemeriksaan dan pada awal Januari masih terbilang steril alias nol covid, namun pada pertengahan hingga awal Februari ini sejumlah penumpang dinyatakan terpapar. Jumlah 48 penumpang ini masih menunggu hasil PCR dan mereka yang dinyatakan positif langsung diminta untuk melakukan isolasi mandiri sambil menunggu hasil, mengingat gedung LPMP baru akan dibuka hari ini (Jumat,11/2).

    Namun meski melakukan isoman, tim Satgas Covid, kata Rachma tetap  mencatat alamat dan nomor Hp dari penumpang tersebut sambil tetap membangun komunikasi jika  hasil tes PCR keluar. “Nanti ditangani puskesmas di sekitar domisili penumpang tersebut, sedangkan kalau di kabupaten nantinya ditangani oleh puskesmas setempat,” jelasnya.

   Disini dikatakan bahwa penumpang yang positif seluruhnya dari luar Papua mulai dari Bitung, Bau – bau, Ternate, termasuk dari Surabaya. “Sebelumnya yang paling banyak justru dari KM Labobar dengan jumlah 38 peumpang tapi ini malah dapat 48 penumpang,” imbuhnya.

   Dari upaya penjaringan ini dikatakan ada juga penumpang yang masih menolak untuk dilakukan pemeriksaan, namun karena menjadi keharusan dan dikawal aparat, akhirnya mau tidak mau seluruh penumpang dari luar wajib dilakukan pemeriksaan.

  Sementara Wakapolresta Jayapura Kota selaku Ketua Koordinator Bidang V Penegakan Hukum dan Pendisiplinan Satgas Covid-19 Kota Jayapura AKBP Supraptono, S.Sos., M.Si mengatakan, akhir-akhir ini meningkatnya angka pasien yang terpapar Covid-19 di Kota Jayapura sebagian besar masuk dari area pelabuhan, atau penumpang dari luar yang masuk di kota Jayapura dengan menggunakan kapal laut.

   “Hari ini kita kembali melaksanakan pengawasan penerapan protokol kesehatan sekaligus melakukan pemeriksaan bagi para penumpang yang turun dari KM. Sinabung di pelabuhan laut Jayapura. Dimana penumpang kami arahkan menuju meja pemeriksaan dokumen perjalanan bagi penumpang lokal atau dari dalam Papua sedangkan penumpang dari luar Papua dilakukan pemeriksaan Rapid Antigen,” ungkapnya saat dikonfirmasi usai pelaksanaan yustisi.

  Jumlah keseluruhan penumpang turun sebanyak 656 orang, dengan rincian 388 orang dari dalam wilayah Papua dan 268 orang atau penumpang dari luar Papua yang dilakukan pemeriksaan rapid antigen di tempat. “Hasilnya dari 268 penumpang yang dilakukan rapid antigen, sebanyak 48 orang dinyatakan reaktif dan selanjutnya kami tindak lanjuti dengan pemeriksaan Swab PCR di tempat kemudian diperintahkan pulang k etempat tujuan dan melakukan isolasi mandiri,” pungkasnya.

   Ia pun menambahkan, bila dari hasil Swab PCR yang dilakukan nantinya ada yang dinyatakan Positif Covid-19, maka tim kesehatan dari Satgas Covid-19 Kota Jayapura akan melakukan penjemputan untuk dibawa langsung ke tempat Isolasi Terpusaty yang rencananya akan dibuka kembali di LPMP, mulai hari ini. (ade/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *