HUT PI ke-167, Injil Sebuah Pengharapan dan Motivasi

Prosesi ibadah peringatan hari ulang tahun pekabaran Injil Tanah Papua di Jemaat GKI Diaspora Kotaraja,  Sabtu (5/2). (JJO For Cepos)

SENTANI-Jemaat GKI Diaspora Kotaraja melaksanakan ibadah memperingati hari ulang tahun pekabaran Injil di Tanah Papua ke 167 tahun, Sabtu (5/2). Ketua Majelis Jemaat GKI Diaspora Kotaraja, Pdt. E. G Kwalepa, Sth mengungkapkan bahwa perayaan 167 tahun pekabaran Injil di tanah Papua ini sesungguhnya menjadi motivasi baik  gereja secara lembaga atau Jemaat tetapi juga terhadap jemaat yang merupakan anggota persekutuan dari orang-orang percaya itu sendiri.

   “Kita pahami dengan baik bahwa terbentuknya persekutuan itu karena kehendak dan kuasa Allah di dalam Yesus Kristus,” kata  Pdt. E. G Kwalepa, Sth kepada media ini, Sabtu (5/2).

   Karena itu, kata dia, pekabaran injil itu berlangsung di dalam hidup dan kehidupan orang-orang percaya, yang sebelumnya  belum mengenal siapa Yesus. Tetapi ketika disentuh oleh Injil melalui pendaratan Injil pada 5 Februari tahun 1855 itu maka mulai bergerak luas seluruh pemberitaan pekabaran Injil. Baik oleh para zendeling dan  juga dengan melibatkan guru-guru Jemaat Penginjil dan orang-orang percaya tempo dulu.

   “Karena itu hari ini sebagai persekutuan Jemaat kami merayakan hari ulang tahun pekabaran Injil yang ke 167 tahun ada sebuah harapan,”

   Yang pertama adalah Injil itu merupakan kekuatan Allah senantiasa  memotivasi setiap anak-anak Tuhan di dalam persekutuan Jemaat.  Untuk terus merangkul dan bergandengan tangan satu dengan yang lain.  Sebab Injil bukan membawa perbedaan tetapi Injil menyatukan orang-orang yang terhilang,  orang-orang yang tercerai berai,  di dalam berbagai latar belakang hidup dan kehidupannya,  dikumpulkan dan dihidupkan dalam satu persekutuan yaitu persekutuan sebagai orang-orang yang telah terselamatkan.

   Melalui peringatan Hari pekabaran Injil ini juga menjadi motivasi bagi seluruh hamba tuhan di Jemaat GKI Diaspora Kotaraja, baik para pendeta, penatua, siamas, badan pelayan,dan semua komponen yang ada.

  “Kami memiliki harapan bahwa sesungguhnya Tuhan yang sama agar selalu membimbing dan menyertai Jemaat ini untuk terus berkarya bersaksi dan melayani satu dengan yang lain supaya kuasa Kristus itu dengan membawa pembebasan,” tambahnya.

   Sementara itu,  Ketua Panitia Hari Raya Gerejawi tingkat Jemaat GKI Diaspora Kotaraja, Jan Jap Ormuseray menambahkan, Semarak peringatan Hari pekabaran Injil di di GKI Diaspora Kotaraja itu menampilkan hampir seluruh etnis yang ada di tanah Papua dengan makanan khas dan pakaian adat masing-masing.

  “Begitu antusiasnya warga jamaat dari berbagai suku dan etnik yang ada, kami telah memuji Tuhan dengan berbagai lagu daerah.  Kemudian mereka juga menyiapkan makanan khas dari masing-masing daerah sebagai wujud bahwa Injil itu merupakan kekuatan Allah, Injil yang mempersatukan kami semua,”tambahnya.(roy/tri).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *