Pengerjaan Proyek Pemerintah Berdasarkan Aturan

Kondisi Jalan Pasar Lama Sentani,  Kamis (3/2). Kerusakan jalan sebabkan kemacetan. Belum lagi keberadaan pedagang kaki lima yang memanfaatkan badan jalan. (Robert Mboik Cepos)

SENTANI– Bupati Jayapura Mathius Awoitauw menegaskan bahwa pekerjaan proyek pemerintah baik jalan maupun infrastruktur lainnya dilaksanakan berdasarkan aturan.  Karena itu tidak dibenarkan apabila proyek infrastruktur pemerintah yang didanai APBD maupun APBD dapat diambil alih semena-mena oleh masyarakat atas dasar kemauan pribadi atau kelompok.

Hal itu disampaikan Bupati Jayapura Mathius Awoitauw terkait dengan status pekerjaan ruas Jalan Pasar Lama yang saat ini masih tertunda akibat adanya keinginan dari masyarakat adat untuk melaksanakan pekerjaan proyek jalan dan saluran drainase di Pasar Lama Sentani Kabupaten Jayapura tersebut.

“Semua pekerjaan proyek pemerintah itu dilaksanakan berdasarkan aturan,  sehingga tidak bisa dilakukan atas kemauan masyarakat,” tegas Mathius Awoitauw saat menjawab pertanyaan Cenderawasih Pos di Kantor Bupati Jayapura, Kamis (3/2)  kemarin.

Meski begitu pihaknya pun belum menjelaskan kapan pekerjaan ruas jalan itu akan dilakukan, setelah ada pengalihan alokasi anggaran ke tempat lain karena adanya persoalan dengan masyarakat adat setempat.

Sebagaimana diketahui,  Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Jayapura sebelumnya telah mengalokasikan anggaran, termasuk perencanaan untuk mengerjakan ruas Jalan Pasar Lama dan saluran drainase di Pasar Lama, namun pekerjaan infrastruktur itu ditunda karena pemerintah memutuskan untuk mengalihkan pembiayaan pekerjaan infrastruktur tersebut ke tempat lain karena ada keinginan dari masyarakat adat setempat mengelola pekerjaan tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Jayapura,  Alphius Toam menegaskan, pelaksanaan  proyek infrastruktur pemerintah akan ditentukan sesuai dengan peraturan yang berlaku dan tidak bisa dilakukan atas dasar kemauan  atau permintaan masyarakat, karena itu melanggar aturan. (roy/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *