Tersangka Pembuat Milo Diserahkan ke JPU

Kapolsek Sentani Kota AKP Rozikin bersama jajarannya saat menghadirkan tersangka kepemilikan minuman keras lokal sebelum diserahkan ke pihak Kejaksaaan Jayapura, Rabu (2/2). (Robert Mboik Cepos)

SENTANI- Berkas NOM (33), tersangka pembuat minuman keras yang berhasil ditangkap oleh jajaran kepolisian dari Polsek Sentani Kota beberapa waktu lalu,  akhirnya diserahkan ke pihak jaksa penuntut umum (JPU),  Rabu (2/2)  kemarin.

Kapolsek Sentani Kota AKP Rosikin  mengatakan,  pihaknya telah mengamankan tersangka NOM pada Desember 2021 di Wilayah Yahim. Di mana yang bersangkutan diketahui memproduksi minuman keras lokal dan dipasarkan kepada masyarakat.

Dari tangan tersangka,  polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa alat pembuat minuman keras hingga barang bukti minuman keras lokal yang berhasil diproduksi sebanyak kurang lebih 75 liter.

“Jadi hari ini saya bersama Kanit Reserse Polsek Sentani Kota,  Ipda Jaya Gedi melaksanakan tahap 2,  sekaligus menyerahkan tersangka dengan barang buktinya untuk kasus minuman lokal yang terjadi di daerah Yahim,” kata AKP Rosikin ketika dikonfirmasi Cenderawasih Pos di Mapolsek Sentani Kota,  Selasa (2/2).

Dia menjelaskan,  tersangka dijerat dengan pasal 204 ayat 1 KUHP dan pasal 140 KUHP Undang-undang RI Nomor 18 2012 tentang    pangan dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun penjara. “Saat ditangkap memang tersangka sebagai pembuat minuman keras lokal,” ungkapnya.

Dalam kasus ini polisi hanya mengamankan tersangka NOM dan tidak ada pelaku lain. Polisi memastikan, penanganan kasus ini harus tegas sesuai prosedur hukum yang berlaku, agar tidak ada lagi tindakan kejahatan serupa yang dilakukan oleh masyarakat.

Apalagi minuman keras lokal ini dari sisi kesehatan sebenarnya sangat berpotensi mengganggu kesehatan bagi para penggunanya,  karena kadar alkohol dan bahan baku yang digunakan juga tidak terdaftar di BPOM RI.

  Pihaknya berharap masyarakat agar tidak mengkonsumsi minuman keras.”Milo ini kan kita belum tahu kandungan kadar alkoholnya berapa dan dampaknya,”ujar Kapolsek.(roy/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *