Disnakerindag Belum Tunjuk Distributor Minyak Goreng

DR. Lukas Kosay SE, MSi. (Denny/ Cepos)

WAMENA — Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan (Disnakerindag), Kabupaten Jayawijaya belum menunjuk distributor utama untuk pemasok minyak goreng ke Wamena.

Kepala Disnakerindag Kabupaten Jayawijaya, DR Lukas Kosay SE, MSi menyatakan, kenaikan harga minyak goreng secara nasional memang berdampak bagi masyarakat di Jayawijaya.

Hingga saat ini pihaknya belum menunjuk distributor, saat ini nama —namanya baru telah diajukan ke Provinsi Papua dan dilanjutkan ke pusat.

Ia menyatakan masalah kedua, untuk minyak goreng ini ada biaya pengangkutan yang belum ada ketentuan, nah ini yang belum bisa ditetapkan biaya, ditujukan ke siapa karena barang yang akan diangkut ini seperti minyak goreng adalah barang subsidi.

“Juknisnya seperti apa, belum ada petunjuk dari pusat,  sementara kuota kita belum tahu untuk Jayawijaya berapa banyak, karena itu, kita belum bisa ambil langkah-langkah  di pasaran terkait harga minyak goreng ini,”jelas Kadisnakerindag.

Pihaknya sementara ini menunggu Juknis dari pusat seperti apa, dari kementerian perdagangan dan Provinsi Papua, setelah itu baru kita bisa ambil langkah-langkah di pasaran.

Terkait pengadaan minyak goreng ini, memang sudah harus dilakukan, namun masih terbentur dengan kuota, untuk Jayawijaya sendiri kuotanya ini belum ada ketentuan,dan distributor dari Jayapura- Wamena dan Wamena ke toko-toko juga belum ada.

“ Nanti setelah semua komponen ini terbentuk baru kita tahu, siapa yang menjadi distributornya, setelah itu baru kita bisa berlakukan keseimbangan harga minyak goreng di pasaran Wamena ,”pungkasnya.(jo/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *