Atap GOR Waringin yang Roboh Mulai Diperbaiki

Bagian sudut GOR Waringin yang masih terpasang Police Line, Rabu (2/2). (Elfira/Cepos)

JAYAPURA– Rabu (2/2) kemarin, Garis Police Line masih terpasang di GOR Waringin, pasca insiden runtuhnya atap GOR pada Minggu (9/1) lalu. Pantauan Cenderawasih Pos, di luar GOR tak terlihat adanya aktivitas warga ataupun sekedar berlalu lalang, sementara pintu GOR tetap terbuka.

   Seorang warga yang ditemui di lokasi menyebutkan, pasca insiden runtuhnya GOR. Proses pengerjaan mulai dilakukan sejak seminggu terakhir. Dimana yang melakukan pengerjaan adalah kontraktor sebelumnya.

   “Kontraktor yang sebelumnya yang mengerjakan, jumlah mereka sekitar lima atau enam orang dan kerjanya sudah seminggu,” terangnya.

   Dikatakan, dalam proses pengerjaan tersebut tetap dilakukan pengawasan oleh mandor dari perusahaan kontraktor yang bertanggung jawab perbaikan atap GOR Waringin yang roboh. Dua pekerja tinggal di GOR, sementara pekerja lainnya sistemnya datang kerja lalu pulang. “Proses pengerjaannya di lantai dua, sementara masih lepas rangka yang kemarin terlepas saat hujan,” terangnya.

   Dikatakan, Police Line di sekitar GOR belum dilepas untuk mengantisipasi jangan sampai ada orang yang melintas. “Selama GOR ini rusak, belum ada aktivitas yang dilakukan di GOR. Kemarin hanya ada pembangunan Posko Bencana, namun Posko tersebut dibuat di luar bangunan GOR,” kata warga tersebut.

   Ia juga menyampaikan jika ingin mengkonfirmasi soal GOR Waringin maka konfirmasinya ke PUPR Kota.

  Secara terpisah, Kapolsek Abepura AKP Lintong Simanjuntak menyampaikan, yang melakukan Police Line awal dari Polsek Abepura setelah dirinya mendatangi lokasi kejadian pasca insiden pada 9 Januari lalu. “Dipasang police line supaya masyarakat jangan melintas di sekitar lokasi, kita lebih mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan,” kata Kapolsek. (fia/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *