Padatnya kendaraan saat melintas di tempat wisata Pantai Hamadi yang perlu dilakukan rekayasa lalu lintas untuk penguraian kendaraan, Selasa, (1/2). (Noel/Cepos)

JAYAPURA-Dampak ditutupnya jalur alternatif akibat longsor di tikungan belakang Kolam Buaya Entrop, membuat arus lalu lintas sebagian harus lewat skyline dan jalur ring road Hamadi. Kondisi ini, tentunya membuat jalur Hamadi menjadi padat, terutama pada hari libur saat banyak orang berwisata di Pantai Hamadi.
Karena itu, Pemkota Jayapura maupun Polres Jayapura Kota diharapkan untuk menata arus lalu lintas di sepanjang pantai Hamadi yang memadat dan membuat macet hingga kendaraan bertumpuk di area tersebut.
Padatnya kendaraan tersebut biasanya memuncak pada saat hari libur seperti hari Sabtu Minggu yang lebih umum seperti libur Imlek kemarin di mana kendaraan memadati tempat tersebut yang diparkir dan yang melintas.
“Kendaraan yang diparkir pun punya tempat parkir tidak memadai. Ditambah lagi dengan arus kendaraan yang melintas ini buat kami sulit untuk lewat, sehingga kami harap perlu ditata dengan mengurain kendaraan, mungkin Polisi, Dishub atau Satpol PP,” ujar Ronny salah satu pengendara roda dua, usai melintas area tersebut Selasa, (1/2).
Selain itu, ia mengatakan lagi kendaraan seperti motor kadang juga ada beberapa pengendara yang melintas dengan kencang. Disamping itu, juga banyak warga yang ke tempat wisata yang keluar masuk ke lokasi wisata pantai, hal ini juga berpotensi timbul kemacetan.
“Banyak yang melintas dan kendaraan juga ada yang melaju dengan kecepatan meski dalam keadaan macet, ini sangat berbahaya sehingga kami harapkan pemerintah dapat menatanya,” katanya
Sementara itu dari pantauan Cenderawasih Pos, membludaknya pengunjung di pantai tersebut menjadi salah satu faktor terjadinya kemacetan arus lalu lintas. (oel/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *