Tersapu Arus Sungai Digoel, Dua Penumpang Longboat Hilang

Jenazah korban Rosikin saat dievakuasi tim gabungan, Minggu, (30/1). (Sulo/Cepos )

*Satu Korban Ditemukan Meninggal Dunia*

MERAUKE–Dua dari 5 awak longboat dinyatakan hilang di Kali Digoel, sekitar Pelabuhan PT Korindo, Asiki, Distrik Jair, Kabupaten Boven Digoel, Jumat (28/1) malam sekitar pukul 18.45 WIT. Kedua korban yang dinyatakan hilang tersebut adalah pemilik barang bernama Widodo (47) dan keponakannya bernama Rosikin (20). Sedangkan yang berhasil selamat sekaligus sebagai saksi masing-masing bernama Jamaludin (24), Irawan (19), dan Elga Galu (18).
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Drs Ahmad Musthofa Kamal, SH dalam keterangan persnya diterima media ini mengungkapkan, kasus kecelakaan sungai ini berawal saat ketiga orang yang selamat tersebut bersama dengan korban Widodo dan Rasidin melakukan pemuatan barang dagangan yang akan dikirim ke Kampung Mam, Distrik Bade Kabupaten Mappi menggunakan longboat dan akan dititipkan ke kapal Takboat Koma 9 yang akan berangkat ke Mam. Setelah selesai melakukan pemuatan barang, kemudian longboat bersama ketiga saksi dan pemilik barang berangkat dari pelabuhan masyarakat Pasar Prabu Asiki menuju ke Kapal Takboat Koma 9 yang berada di Pelabuhan Logpon PT. Korindo Asiki. Lalu driver longboat bernama Jamaludin menyampaikan kepada pemilik barang Widodo untuk tidak melanjutkan perjalanan karena saat itu kondisi cuaca hujan lebat disertai angin kencang mengakibatkan arus dan gelombang besar di Sungai Digoel. Namun pemilik barang menyampaikan agar tetap melanjutkan perjalanan. Kemudian driver mengarahkan longboat menyusuri pinggiran Sungai Digoel. Saat tiba di TKP, longboat tersebut menuju dari tepi sungai ke arah kapal Takboat Koma 9 yang terparkir di Pelabuhan Logpon PT. Korindo Asiki, namun tiba-tiba gelombang besar menerpa longboat dan saat itu korban Widodo yang duduk di atas muatan barang terjatuh kedalam sungai. Melihat kejadian itu, driver segera menghentikan laju longboat dan saksi Irawan melompat untuk menyelamatkan korban Widodo. Tetapi saat bersamaan tiba-tiba perahu longboat kembali diterpa gelombang besar dan seketika perahu Longboat tersebut tenggelam beserta muatan yang dibawa. Saksi Irawan sempat memegang korban Widodo, namun terlepas karena kuatnya hantaman gelombang dan arus sungai Digoel dikarenakan hujan dan angin kencang, kemudian para saksi berenang menyelamatkan diri ke tepi sungai Digoel. Melihat itu, korban Rosidin yang merupakan keponakan dari Widodo mencoba menyelamatkan korban Widodo. Namun nahas, keduanya hilang tenggelam. Menurut Kamal, pencarian terhadap kedua korban tenggelam tersebut masih dilakukan oleh Tim Gabungan dengan menyusuri Kali, namun belum ditemukan.
Sementara itu, dari pencarian yang dilakukan Minggu (30/1)) kemarin oleh tim gabungan berhasil menemukan korban Rosikin. Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke Darmawan menyebutkan, korban ditemukan pukul 14.45 WIT, sekitar 700 meter dari lokasi awal kejadian dalam kondisi meninggal dunia dan langsung diserahkan ke pihak keluarga. Sehingga masih menyisahkan lagi 1 orang yang pencariannya akan dilanjutkan hari ini, Senin (31/1). (ulo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *