Bunda PAUD Yahukimo Gelar Pelatihan Dasar PAUD HI

Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli, SH dan Wakil Bupati, Esau Miran, SIP saat foto bersama dengan Bunda PAUD dan pengurus TP PKK Yahukimo, di sela-sela pelatihan dasar PAUD HI, Rabu, (26/1).

YAHUKIMO-Bunda PAUD dan TP PKK Yahukimo melaksanakan pelatihan dasar PAUD HI untuk guru PAUD dan TP PKK di Kabupaten Yahukimo, mulai Rabu-Kamis, (55-26) Januari 2022. Kegiatan yang didukung oleh UNICEF ini dihadiri 113 peserta yang terdiri dari guru dan pengelola PAUD dari 29 PAUD yang ada di Yahukimo, termsuk dari TP PKK Kabupaten Yahukimo.
Dalam sambutannya, Pria Santri Beringin, Education Specialist dari UNICEF mengapresiasi inisiatif dan komitmen Bunda PAUD dan Kepala Daerah Kabupaten Yahukimo untuk melaksanakan strategi peningkatan kapasitas para penggerak PAUD, demi membangun anak-anak Papua di Yahukimo menjadi generasi penerus yang berkualitas.
Strategi pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) ini telah sesuai dengan gerakan masyarakat global dan sesuai dengan komponen dalam SDGs. 15-20 tahun mendatang, kabupaten ini akan memanen hasil dari investasi pembangunan tersebut.
Bunda PAUD Kabupaten Yahukimo, Ami Yikwa Yahuli AMK menyampaikan, pihaknya ingin melakukan hal yang terbaik demi tumbuh kembang anak-anak di kabupaten ini. Semenjak dilantik menjadi Bunda PAUD oleh Bunda PAUD Provinsi Papua, dia menyadari pentingnya PAUD. Baginya, mengembangkan PAUD bagaikan proses menanam pohon. Masa PAUD adalah masa menanam untuk meningkatkan kemampuan anak-anak agar tumbuh dan berkembang menjadi manusia dewasa yang berkualitas.
Bunda PAUD berharap, pendidikan anak usia dini dapat dibuka di mana saja dan kapan saja, baik di gereja maupun tempat kegiatan sosial masyarakat lainnya, asalkan tokoh masyarakat, pemuda dan para relawan masyarakat lainnya memiliki hati yang tulus untuk mendirikan dan mengajar anak-anak usia dini.
Sebelum meresmikan acara, Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli, SH menekankan beberapa informasi penting tentang PAUD dan pembangunan bidang pendidikan dan kesehatan yang menjadi bagian dari visi misinya.
Menurutnya, anak-anak usia dini bagai lembaran kertas yang kosong. Lembar kosong itu tergantung dari bagaimana orang tua dan orang-orang sekitar mengisinya. Jika anak terbiasa dipukul, dibentak, atau mungkin menyaksikan situasi-situasi konflik, maka lembaran kosong itu jadi lembar kemarahan.
Jika anak biasa ditinggalkan oleh orang tua untuk bekerja dan anak diasuh oleh tetangga, maka anak itu menjadi lembaran punya tetangga, yang mungkin berkembang jadi lembaran gosip dan hal-hal yang tidak diharapkan.
Sehingga, PAUD menjadi penting dan perlu menjadi bagian dari arah pembangunan daerah.
Lebih lanjut dikatakan, sampai saat ini masih banyak anak yang lulus SD di Kabupaten Yahukimo yang belum bisa membaca. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, selain melalui PAUD, bupati telah membangun sekolah satu atap baik PAUD/TK, SD, dan SMP di satu distrik. Saat ini sudah ada 15 distrik yang membangun sekolah satu atap. Bupati memberikan ruang seluasnya bagi UNICEF bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam mendampingi pengembangan PAUD dan literasi awal.(Humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *